| dc.description.abstract | Perkembangan industri yang pesat meningkatkan persaingan bisnis, sehingga perusahaan
harus meningkatkan kinerja di berbagai aspek, termasuk pengelolaan persediaan.
Persediaan berperan penting dalam memenuhi permintaan pasar dan mengoptimalkan
volume penjualan. Esge Logistic, toko bangunan terbesar di Madiun, Jawa Timur,
menghadapi tantangan pengelolaan persediaan akibat sistem manual dan permintaan yang
tidak menentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen persediaan di
Esge Logistic dengan metode Analisis ABC untuk mengklasifikasikan barang dan model
Continuous Review serta Periodic Review untuk pengendalian persediaan. Hasil
klasifikasi ABC menunjukkan 49 item barang dalam kelompok A dengan penyerapan
dana 71,98%, 84 item dalam kelompok B dengan penyerapan dana 15,04%, dan 696 item
dalam kelompok C dengan penyerapan dana 12,98%. Analisis biaya menunjukkan model
periodic review lostsales memiliki total biaya persediaan terendah sebesar
Rp206.431.564, menghemat hingga 12% dibandingkan kebijakan perusahaan saat ini
dengan tingkat pelayanan 97,36%. Dengan demikian, model periodic review lostsales
adalah yang paling optimal untuk diterapkan di Esge Logistic. Penelitian ini menunjukkan
bahwa manajemen persediaan yang tepat dapat mengurangi biaya penyimpanan dan
memastikan ketersediaan barang sesuai kebutuhan. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini memberikan solusi yang efektif dalam menghadapi permintaan dan
leadtime yang bersifat probabilistik, menjadikan sistem pengendalian persediaan lebih
efisien dan ekonomis. | en_US |