Pengaruh Capsaicin dan B-glukan Terhadap Kadar Il-6 Darah Pada Tikus Model Iskemia Otak dengan Penyulit Hipertensi dan Diabetes Melitus Tipe II
Abstract
Latar belakang: Stroke iskemik berpotensi besar dalam penurunan fungsi tubuh
hingga menyebabkan kematian. Angka kejadian stroke iskemik meningkat karena
kenaikan prevalensi faktor risiko, seperti kasus hipertensi dan diabetes melitus tipe
2. Interleukin-6 (IL-6) menjadi salah satu mediator inflamasi awal yang
diekspresikan pada stroke iskemik, hipertensi, maupun DM tipe 2. Capsaicin dan
beta-glukan memiliki efek anti inflamasi, menurunkan glukosa, menurunkan
tekanan darah, hingga menurunkan kolesterol. Capsaicin dan beta-glukan yang
terkandung dalam bahan pangan diharapkan dapat menjadi alternatif pencegahan
yang efektif dalam kondisi tersebut.
Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh capsaicin dan beta-glukan terhadap
tikus model stroke iskemik dengan penyulit hipertensi dan DM tipe 2 melalui
gambaran kadar IL-6 darah.
Metode: Metode yang digunakan berupa eksperimental dengan post-test only
design. Kelompok penelitian dibagi menjadi kelompok capsaicin, beta-glukan,
kombinasi capsaicin dengan beta-glukan, dan kontrol sehat. Kadar IL-6 diukur
dengan menggunakan uji ELISA dan dianalisis dengan One-Way ANOVA.
Hasil: Kadar IL-6 pada kelompok capsaicin, beta-glukan, dan kombinasi tidak
memiliki perbedaan yang signifikan dengan kelompok kontrol sehat.
Kesimpulan: Capsaicin dan beta-glukan dapat mencegah kondisi stroke iskemik,
hipertensi, dan DM tipe 2.
Collections
- Medical Education [2954]
