Hubungan Higienitas Rambut Terhadap Kejadian Pityriasis Simplex Capitis pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia Angkatan 2020
Abstract
Latar Belakang: Pityriasis simplex capitis merupakan kelainan kulit kepala paling
umum yang mengenai hampir 50% penduduk dunia. Pityriasis simplex capitis
ditandai oleh skuama berlebihan pada kulit kepala, berwarna putih keabuan, dapat
disertai rasa gatal, tanpa atau sedikit inflamasi. Dikenal juga dengan ketombe.
Penyakit ini bersifat multifaktorial, salah satunya higienitas rambut.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara higienitas rambut terhadap
kejadian Pityriasis simplex capitis pada mahasiswi Fakultas Kedokteran
Universitas Islam Indonesia angkatan 2020.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik
dengan pendekatan cross-sectional dan teknik simple random sampling.
Didapatkan 45 orang responden yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak termasuk
dalam kriteria eksklusi. Pengambilan data dilakukan menggunakan instrumen
berupa kuesioner higienitas rambut dan pemeriksaan observasi kulit kepala yang
meliputi foto kulit kepala serta hasil penyisiran rambut.
Hasil: Dari 45 orang responden, 40 orang (88,9%) diantaranya merupakan
penderita Pityriasis simplex capitis. Distribusi higienitas rambut responden
menunjukkan, 23 orang (51,1% responden memiliki higienitas yang baik dan 22
orang (48,9%) responden memiliki higienitas yang kurang baik. Analisis bivariat
fisher’s exact antara higienitas rambut dan kejadian Pityriasis simplex capitis
menunjukkan hubungan yang signifikan dengan nilai p-value sebesar 0,049 (p <
0,05).
Simpulan: Terdapat hubungan bermakna higienitas rambut terhadap kejadian
Pityriasis simplex capitis pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam
Indonesia angkatan 2020.
Collections
- Medical Education [2954]
