Tinjauan Hukum Islam terhadap Hukuman Ta’zir dalam Pendidikan di Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan
Abstract
Berdasarkan pandangan hukum Islam mengenai hukuman ta’zir harus
berdasarkan prinsip keadilan dan prinsip proporsionalitas agar dapat menggerakan
hati nurani setiap orang yang mematuhinya sehingga berdampak positif terhadap
pembentukan karakter santri yang berdisiplin dan bertanggung jawab. Penelitian
ini menggunakan pendekatan empiris, mengumpulkan data-data dari wawancara,
studi pustaka dan dokumentasi. Bertujuan untuk mengetahui konsep hukum Islam
mengenai hukuman ta’zir dan bagaimana aplikasinya dalam konteks pendidikan di
Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan dan sejauh mana hukuman
ta’zir di Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan sesuai dengan prinsip-
prinsip keadilan dan proporsionalitas dalam hukum Islam serta dampaknya
terhadap pembentukan karakter santri. Berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa hukuman ta’zir adalah hukuman yang dijatuhkan atas dasar
kebijaksanaan karena tidak terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadist dan tidak diatur
secara khusus dalam syara serta diserahkan kepada otoritas yang berwenang.
Karena dengan adanya hukuman ta’zir di Pondok Pesantren Modern Baitussalam
Prambanan sangat membantu pengurus dalam menjaga stabilitas ketertiban santri
dan memberikan efek jera bagi santri pelanggar sehingga membentuk karakter
mereka menjadi santri yang berdisiplin. Terdapat tiga pilihan dalam menentukan
hukuman ta’zir pagi para pelaku pelanggaran, hukuman pada badan, hukuman
pada harta dan hukuman pada kemerdekaan. Hukuman ta’zir ini dibuat bertujuan
untuk mendidik dan memperbaiki perilaku serta menekan angka pelanggaran
santri.
Collections
- Islamic Law [924]
