Hubungan Pola Asuh Otoriter Orang Tua dan Kesejahteraan Psikologis dengan Perilaku Agresivitas Pada Remaja
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter orang tua dan
kesejahteraan psikologis dengan perilaku agresivitas pada remaja. Adapun hipotesis pada penelitian ini
adalah, Adapun hipotesis pada penelitian ini adalah, pola asuh otoriter orang tua (X1) dan kesejahteraan
psikologis (X2) bersama-sama dapat memprediksi agresivitas (Y).Metode penelitian ini menggunakan
penelitian kuantitatif, dengan teknik pengambilan data purposive sampling. Penelitian ini melibatkan
partisipan sebanyak 202 remaja yang berusia 12-18 tahun. Skala yang digunakan pada penelitian ini
adalah Buss Perry Aggression Questionnaire untuk mengukur agresivitas pada remaja, Parenting Styles
untuk mengukur pola asuh orang tua dan Subjective Well-Being in School Scale untuk mengukur
kesejahteraan psikologis. Hasil penelitian dengan analisis regresi menunjukkan bahwa, terdapat
hubungan positif secara signifikan antara pola asuh otoriter terhadap agresivitas (r=0,463, p < 0,01).
Sedangkan pada kesejahteraan dengan agresivitas menunjukkan bahwa bahwa terdapat hubungan antara
kesejahteraan psikologis secara negatif tetapi tidak signifikan secara statistik (p > 0,01 r=-0,048) dan
hasil analisis regresi linear berganda dengan metode Enter, menunjukkan pola asuh otoriter orang tua
dan kesejahteraan psikologis tidak terdapat hubungan yang signifikan dan menjelaskan varian sebesar
2,4% terhadap agresivitas, yang artinya hipotesis ditolak.
Collections
- Psychology [2579]
