Peran Dukungan Sosial dan Kecerdasan Emosional Terhadap Work Life Balance Pada Karyawan Perusahaan Jasa Informasi dan Komunikasi di Yogyakarta
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dukungan sosial dan
kecerdasan emosional terhadap work life balance. Penelitian ini menggunakan
tiga alat ukur yaitu Work/Non Work Interference and Enhancement Scale untuk
mengukur work life balance, Multidimensional Scale of Perceived Social Support
(MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial, dan Trait Emotional Intelligence
Questionnaire Short Form (TEIQues-SF) untuk mengukur kecerdasan emosional.
Subjek penelitian terdiri dari 49 (31,4%) laki-laki dan 107 (68,6%) perempuan
yang memiliki rentang usia 21-45 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
terdapat peran dukungan sosial dan kecerdasan emosional terhadap work life
balance secara signifikan (R2 = 82,3; p<,001). Hasil penelitian juga
mengungkapkan bahwa terdapat peran secara terpisah dukungan sosial dan
kecerdasan emosional terhadap work life balance secara signifikan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan kecerdasan emosional dapat
menjelaskan 82,3 % varian dari work life balance. Analisis tambahan
mengungkapkan bahwa subjek dengan status belum menikah (M = 63.2) memiliki
work life balance yang lebih tinggi di banding subjek yang sudah menikah (M =
62). Hasil penelitian menunjukan bahwa individu yang cerdas secara emosional
dan memiliki dukungan sosial mampu membangun work life balance yang baik.
Collections
- Psychology [2579]
