Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Kelompok Mennonite di Koloni Manitoba Bolivia Tahun 2005-2009
Abstract
Kelompok Mennonite merupakan salah satu dari aliran kristen Anabaptis yang
eksistensinya masih sampai saat ini. Para pengikut Kelompok Mennonite, hidup
dalam beberapa koloni yang mana koloni ini memiliki nama yaitu koloni Manitoba
yang bermukim di Negara Bolivia, Amerika Selatan. Kelompok Mennonite hidup
dengan ajaran pasifisme dan kepatuhan gereja yang sangat ketat. Namun kendati
demikian, dalam kelompok yang konservatif ini tumbuhlah paham patriarki yang
tentu merugikan satu gender, tak hanya itu paham ini dapat mendukung terjadinya
kekerasan seksual dan ketimpangan gender di kelompok tersebut. Terhitung 150
perempuan dalam kurun waktu empat tahun mengalami kekerasan seksual dengan
cara yang tak lazim, mereka dibius dengan obat bius hewan hingga tak sadarkan
diri. Nyatanya kasus kekerasan ini tidak ditanggapi serius oleh petinggi gereja pada
saat itu dengan anggapan bahwa hal tersebut dapat dimaafkan untuk mencapai
kedamaian bersama. Peristiwa ini kemudian dianalisis menggunakan teori
kekerasan karya Johan Galtung agar dapat melihat lebih terperinci segala penyebab
yang menjadikan sebuah peristiwa dapat terjadi. Mengingat, beberapa orang yang
tidak mengetahui bahwa Mennonite merupakan kelompok agama yang ketat dan
sangat menjauhi perbuatan dosa, hal ini tentu menjadi hal yang ganjal. Inilah
mengapa, kacamata dari Johan Galtung diperlukan untuk menjabarkan akar
permasalahan peristiwa kekerasan seksual yang merugikan perempuan.
Collections
- International Relations [927]
