Implementasi Perancangan Sistem PDCA pada EnMS (Energy Management System) berbasis ISO 50001 di lapangan Senoro JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi
Abstract
Sistem Manajemen Energi (EnMS) merupakan kerangka kerja sistematis yang dirancang
untuk membantu organisasi dalam mengelola dan meningkatkan efisiensi penggunaan
energi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mekanisme implementasi
sistem PDCA manajemen energi di JOB Tomori serta mengetahui energi baseline, peluang
penghematan dan rekomendasi setelah dilakukannya sistem PDCA di JOB Tomori ini
dari tahun 2020 hingga 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SWOT
kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman
(threats) untuk membantu dalam menentukan strategi perusahaan, serta sistem PDCA
(Plan-Do-Check-Act) untuk penyelesaian masalah dan pengembangan berkelanjutan
serta pengendalian yang digunakan untuk perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan
dapat memberikan pemahaman mendalam tentang mekanisme mengenai ISO 50001 di
Job Tomori. Analisis SWOT diharapkan dapat meningkatkan strategi dan rencana
perusahaan kedepannya, sedangkan sistem PDCA diharapkan dapat membantu dalam
merancang mekanisme system ISO 50001 serta dapat menentukan peluang penghematan
energi yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil SWOT analisis dan penyelarasan strategic
plan, maka dapat ditentukan rencana strategis sebagai berikut: 1). Peningkatan produksi,
2). Penerapan Sistem Manajemen Energi yang baik, 3). Efisiensi biaya produksi, 4).
Strategi pemakaian biodiesel agar tidak menurunkan integritas peralatan, 5). Pemenuhan
infrastruktur SME, 6). Peningkatan kepedulian pekerja, 7). Pemanfaatan gas flaring, dan
8). Maintenance peralatan lebih baik. Untuk hasil analisis sistem PDCA pada proyeksi
pemakaian energi dapat di dilihat bahwa dalam waktu 2 tahun terahir terdapat
penghematan energi sebesar 1.805.442,1 GJ. Dimana pada tahun 2021 terjadi penurunan
intensitas konsumsi energi dari tahun 2020 sebesar 0,6209 GJ/TOE menjadi 0,515
GJ/TOE atau turun sebesar 17%. Hal ini menunjukkan kinerja energi di CPP Senoro
cukup baik dan program penghematan energi telah mancapai target yang telah ditetapkan
target penghematan energi sebesar 5%.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
