Pra Rancangan Pabrik Gliserol dari Minyak Goreng Bekas Kapasitas 28.000 Ton/tahun
View/ Open
Date
2024Author
Sulistiyawati, Anisah
Syaharani, Garnis Alvina
Metadata
Show full item recordAbstract
Pabrik gliserol merupakan pabrik yang memiliki prospek yang sangat baik,
mengingat kebutuhan gliserol di ASEAN maupun di Indonesia yang semakin
meningkat. Gliserol dapat dibuat dengan mereaksikan minyak goreng bekas dengan
NaOH yang terjasi pada fase cair. Pabrik ini rencananya akan didirikan di desa
Blimbing, Kesamben, Jombang, Jawa Timur, Indonesia. Seluas 24.000 m2
. Pabrik
ini akan dioperasikan 24 jam sehari selama 330 hari dengan total karyawan 201
karyawan. Minyak goreng bekas yang dibutuhkan adalah sebanyak 704.880.000,00
kg/tahun dan NaOH 95.040.000,00 kg/tahun. Proses produksi akan dioperasikan
pada temperatur 100o
C dengan tekanan 1 atm menggunakan Reaktor Alir Tangki
Berpengaduk (RATB) dengan konversi 99%. Dari hasil evaluasi ekonomi yang
telah dilakukan terhadap pabrik Gliserol ini didapatkan hasil bahwa modal tetap
yang dibutuhkan sebesar Rp 53.040.056.013 dan modal kerja sebesar Rp
1.819.571.919.161. Keuntungan sebelum pajak sebesar Rp 749.486.859.513 dan
setelah pajak Rp 599.589.487.610. Presentase Return On Investment (ROI)
sebelum pajak adalah 18,37% dan setelah pajak 14,70%. Pay Out Time (POT)
sebelum pajak adalah 2,0 tahun dan setelah pajak 2,4 tahun. Nilai Break Event Point
(BEP) sebesar 45,69% dan Shut down point (SDP) sebesar 41,64% dengan
Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 14,34%. Berdasarkan analisa ekonomi
tersebut, Prarancangan pabrik gliserol dengan kapasitas 28.000 ton/tahun ini layak
untuk didirikan.
Collections
- Chemical Engineering [1334]
