| dc.description.abstract | Telah dilakukan uji perbandingan metode SiO2 (Silika) dalam bijih besi secara
gravimetri menggunakan dua metode yaitu metode ASTM E247-01 dan metode
internal tekMIRA. Senyawa SiO2 (silika) pada bijih besi merupakan salah satu
pengotor sehingga penting untuk di analisis kadarnya agar menghasilkan produk
besi dan baja dengan mutu tinggi. BBPMB tekMIRA sebagai instansi yang bergerak
dalam analisis mineral tentunya memerlukan metode yang efektif dan cepat namun
tetap memiliki keakuratan tinggi terhadap kadar yang dihasilkan. Maka dari itu,
penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode mana yang efektif, cepat serta
akurat untuk analisis SiO2 (Silika) dalam bijih besi untuk digunakan di laboratorium
kimia mineral tekMIRA. Metode ASTM E247-01 memberikan hasil %RSD sebesar
7,81%, %Trueness sebesar 85,98% dan kadar %SiO2 sebesar 2,80% dengan nilai
estimasi ketidakpastian sebesar 0,17% sedangkan metode internal tekMIRA
memberikan hasil %RSD sebesar 1,90%, %Trueness sebesar 98,60% dan kadar
%SiO2 sebesar 3,21% dengan nilai estimasi ketidakpastian sebesar 0,06%. Hasil uji
t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil %SiO2
antara kedua metode. Hasil ini menunjukkan bahwa metode internal tekMIRA lebih
efektif, cepat dan akurat untuk digunakan pada analisis SiO2 dalam bijih besi di
Laboratorium Kimia Mineral dan Batubara tekMIRA. | en_US |