Show simple item record

dc.contributor.authorSetyaningsih, Putri Dwi
dc.contributor.authorRahayu, Sifa Amelia
dc.date.accessioned2024-08-12T03:39:04Z
dc.date.available2024-08-12T03:39:04Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51103
dc.description.abstractKaret alam merupakan salah satu komoditas hasil perkebunan yang menghasilkan devisa negara cukup besar. Indonesia tercatat sebagai produsen dan pengekspor karet alam terbesar di dunia. Salah satu cara dalam meningkatkan nilai mutu dari karet adalah memodifikasinya dengan siklisasi. Modifikasi karet alam menjadi siklis merupakan suatu proses merubah struktur molekul karet alam dari struktur rantai lurus menjadi rantai siklis melalui bantuan katalis asam. Berdasarkan kegunaannya, karet alam siklis banyak digunakan sebagai pengikat (binder) dalam bahan baku pembuatan cat. Tingkat pertumbuhan industri cat Indonesia mencapai 6% setiap tahunnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dirancanglah pabrik karet alam siklis dengan kapasitas 70.000 ton/tahun, menggunakan bahan baku lateks sebanyak 20.273,518 kg/jam. Pabrik direncanakan akan berdiri pada tahun 2030 yang berlokasi di Sri Gunung, Kec. Sungai Lilin, Kab. Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Proses produksi Karet Alam Siklis melibatkan adanya reaksi siklisasi. Reaksi yang terjadi pada siklisasi adalah reaksi eksotermis sehingga perlu dilakukan kontrol suhu agar operasi yang dijalankan dapat stabil. Suhu operasi yang diperlukan yaitu pada suhu 95 °C dan tekanan 1 atm, menggunakan reaktor alir tangki berpengaduk (RATB). Unit utilitas pada pabrik karet alam siklis ini diperlukan untuk menyediakan keperluan, seperti air pendingin, air proses, steam, listrik, bahan bakar, udara tekan, dan lain-lain. Ditinjau dari analisis kelayakan, pabrik ini memiliki resiko rendah dan menunjukkan nilai Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 85,96 % dan ROI setelah pajak sebesar 63,72 %. Nilai Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 1,05 tahun dan setelah pajak adalah 1,353 tahun. Break Event Point (BEP) sebesar 53,55% , Shut Down Point (SDP) sebesar 45,44% kapasitas produksi dan Discount Cash Flow Rate of Return (DCFRR) sebesar 54,00%. Berdasarkan data analisis teknis dan ekonomi tersebut, maka Pabrik Karet Alam Siklis dengan kapasitas 70.000 ton/tahun ini layak untuk dikaji lebih lanjut.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKaret Alam Siklisen_US
dc.subjectSiklisasien_US
dc.subjectLateksen_US
dc.subjectKaret Alamen_US
dc.titlePra Rancangan Pabrik Karet Alam Siklis dari Lateks Dengan Kapasitas 70.000 Ton/tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20521189
dc.Identifier.NIM20521092


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record