Pengaruh Inisiator dan Temperatur Pada Proses Sintesis Flokulan Berbasis Polimer Alam Dalam Menurunkan Zat Warna Tekstil Air Limbah
Abstract
Flokulan yang dibuat dengan memodifikasi polimer bahan alam belakangan ini
menjadi perhatian luas di bidang pengolahan air limbah tekstil. Penelitian ini
bertujuan untuk melakukan sintesis kanji-EGDMA-kitosan atau starch-ethylene
glycol dimethaclyrate-chitosan (SEC) menggunakan inisiator azobisisobutronitril
(AIBN) pada variasi temperatur 70, 75, 80, 85, dan 90 ̊C dan mengkarakterisasi
gugus fungsi dan pola difraksi serta uji kinerja flokulasi SEC. Inisiator AIBN
divarisaikan pada rasio 0,2; 0,4; 0,8; 1,6; dan 3,2 g/g. Dalam penelitian ini, (SEC)
telah berhasil dicangkok dan diuji kinerja flokulasinya. Karakterisasi SEC
dilakukan dengan mengidentifikasi gugus fungsional yang terkandung dalam SEC
menggunakan FTIR dan menentukan pola difraksi struktur kristal atau amorf dalam
SEC menggunakan XRD. Hasil karakterisasi SEC didapatkan ikatan gugus karbonil
pada bilangan gelombang 3341,88; 2945,14; 1721, 29; 1447,11; dan 1142, 91 cm-1
dan hasil karakterisasi XRD terdapat struktur amorf yang melebar dari 2θ = 15 ̊
sampai 2θ = 25 ̊. SEC terbukti dapat menurunkan zat warna tekstil dypro 19 dari ±
25 mg/L limbah simulasi dengan efisiensi penurunan warna 96,24% pada pH air
limbah 8,5 dengan dosis 0,75 mL.
Collections
- Chemical Analyst [453]
