• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Rasio Penghubung Silang Terhadap Kanji Pada Kinerja Flokulan Berbasis Polimer Alam Dalam Menyisihkan Zat Warna Tekstil Dypro-19 Dari Air Limbah

    Thumbnail
    View/Open
    21231060.pdf (2.229Mb)
    Date
    2024
    Author
    Putri, Amelia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pengolahan limbah cair yang mengandung zat warna dapat dilakukan dengan metode koagulasi-flokulasi menggunakan flokulan (Starch-EGDMA-Chitosan) berbasis polimer alam (Starch-EGDMA-Chitosan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penghubung silang EGDMA terhadap kinerja flokulan (Starch-EGDMA-Chitosan) dalam menyisihkan zat warna dari air limbah. Optimasi EGDMA dilakukan dengan memvariasikan kanji terhadap EGDMA, hal tersebut bertujuan untuk menentukan flokulan (Starch-EGDMA-Chitosan) dengan kinerja terbaik dalam menyisihkan zat warna pada air limbah. Terjadinya ikatan silang akan dikonfirmasi melalui karakterisasi menggunakan instrumen Fourier Transform Infrared (FT-IR) dan X-ray Diffraction (XRD). Kinerja flokulan (Starch-EGDMA-Chitosan) diuji dengan metode koagulasi-flokulasi terhadap air limbah berwarna. Optimasi pH limbah dan optimasi dosis flokulan (Starch- EGDMA-Chitosan) dilakukan untuk mengetahui kondisi optimum kinerja flokulan (Starch-EGDMA-Chitosan). Hasil penelitian menunjukkan rasio optimum penghubung silang EGDMA dalam menyisihkan zat warna yaitu berada pada rasio 1,25 mL/g dengan presentase produk yang dihasilkan (%yield) sebesar 55,45%. Hasil karakterisasi FT-IR menunjukkan adanya ikatan silang pada flokulan (Starch- EGDMA-Chitosan) berbasis alam (Starch-EGDMA-Chitosan), dan hasil karakterisasi XRD menunjukkan adanya perubahan pola difraksi yang amorf pada flokulan (Starch-EGDMA-Chitosan). Kondisi optimum kinerja flokulan (Starch- EGDMA-Chitosan) adalah pada limbah yang memiliki pH 8,5 dengan %removal sebesar 98,34% dan dosis flokulan (Starch-EGDMA-Chitosan) yang ditambahkan adalah 1 mL terhadap 500 mL air limbah dengan %removal sebesar 97,89%.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51097
    Collections
    • Chemical Analyst [453]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV