• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Perawatan Mesin dan Peralatan di Area Crusher dengan menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Life Cycle Cost (LCC) di PT. XYZ

    Thumbnail
    View/Open
    20522175.pdf (4.461Mb)
    Date
    2024
    Author
    Hamdaniaty, Khessy Nor
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Permasalahan yang dihadapi oleh PT. XYZ adalah seringnya terjadi downtime pada peralatan dan mesin yang ada dia area crusher pertambangan dengan downtime sebesar 53%, dimana peralatan dan mesin yang ada di area crusher tidak beroperasi dengan maksimal, sehingga mengurangi total output produksi tonase, dan biaya operasional meningkat sedangkan pendapatan menurun yang mengurangi efisensi operasional di pertambangan tersebut. Tujuan dari penenlitian ini adalah untuk mengetahui komponen yang memiliki nilai kritis tertinggi penyebab downtime, lalu strategi perawatan untuk menurunkan tingkat downtime menggunakan RCM, dan total biaya LCC dari perawatan mesin kritis. Metode yang digunakan yaitu, Reability Centered Maintenance (RCM), dan Life Cycle Cost (LCC). Hasil analisis menunjukkan bahwa Vibrating Grizzly merupakan mesin kritis dan komponen Motor Penggerak dianggap sebagai komponen yang paling kritis dengan RPN tertinggi sebesar 168, dan menggunakan Finding Failure (FF) sebagai tindakan perawatan yang efektif untuk komponen Motor Penggerak dimana tindakan perawatan tersebut akan mengurangi waktu downtime dan interval kejadian kerusakan pada komponen Motor Penggerak yang tadinya setiap 1279 menit menjadi 3251 menit atau berkurang sebanyak 1.972 menit dan kegagalan mesin yang terjadi setiap 30 kali dalam sebulan dapat diminimalisir menjadi maksimal 13 kali dalam sebulan, hal ini akan mengurangi jumlah biaya perawatan dan perbaikan pada mesin atau komponen yang sering mengalami kegagalan dari Rp 10.468.226.200 menjadi Rp 4.819.000.000 untuk masa penggunaan komponen Motor Penggerak pada mesin Vibrating Grizzly selama 15 tahun berdasarkan dari perhitungan Life Cycle Cost (LCC) dengan presentase pengurangan biaya sebesar 53.97%. Adapun nilai total LCC pada komponen Motor Penggerak dengan nilai i nya 12% didapatkan NPVnya adalah sekitar Rp 2.461.191.602. Kesimpulannya adalah pengurangan waktu downtime pada komponen kritis dengan menggunakan metode RCM akan memberikan rekomendasi penjadwalan perawatan yang efisien dilihat dari biaya perwatannya yang berkurang setelah dilakukan penjadwalan perawatan preventive didapatkan dari nilai LCC untuk 15 tahun umur komponen motor penggerak.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51030
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV