• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Prarancangan Pabrik Sodium Metilat dari Metanol dan Natrium Hidroksida dengan Kapasitas 90.000 Ton/tahun

    Thumbnail
    View/Open
    19521090.pdf (3.384Mb)
    Date
    2024
    Author
    Haque, Nanda Aprili
    Putra, Ridho Angkasa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam industri biodiesel, salah satu bahan tambahan yang penting adalah berupa campuran katalisnya. Sodium metilat merupakan salah satu contoh katalis yang biasa digunakan dalam produksi biodiesel. Sodium Metilat adalah senyawa kimia yang tersusun dari unsur – unsur karbon, oksigen dan natrium. Sodium metilat memiliki rumus kimia yaitu CH3ONa. Pendirian pabrik sodium metilat di Indonesia cukup potensial karena tingginya produksi bahan bakar dan kebutuhan penggunaan bahan bakar di Indonesia. Produk ini diproses dengan cara mereaksikan metanol dengan NaOH menggunakan reaktor jenis tangki alir berpengaduk (RATB) dengan kondisi operasi pada suhu 80oC dan tekanan 1,4 atm. Bahan campuran seleanjutnya harus melewati beberapa proses lanjutan seperti kristalisasi, penyaringan dan pengadukan untuk meminimalisir kadar NaOH. Hal ini dilakukan karena akan mempengaruhi harga jual dan kualitas dari produk akhir, sehingga akan dihasilkan produk akhir berupa sodium metilat 30%. Pabrik sodium metilat 30% dari campuran NaoH dan metanol akan didirikan di Kota Cilegon, Banten dengan kapasitas sebesar 90.000 ton/tahun. Pabrik kimia ini beroprasi secara kontinyu selama 330 hari dengan jumlah pekerja sebanyak 314 orang. Bahan baku yang dibutuhkan adalah metanol sebanyak 109.633,3 ton/tahun dari PT Kaltim Metanol Industri dan NaOH sebanyak 54.257,79 ton/tahun dari PT. Asahimas Chemical. Dalam menjalankan proses produksi sodium metilat 30%, air dan listrik diperlukan untuk proses utilitas. Air dapat bersumber dari lingkungan sekitar dan listrik disediakan oleh PLN. Analisa kelayakan pendirian suatu pabrik dapat diketahui dengan melihat beberapa parameter, diantaranya adalah keuntungan pabrik setelah pajak yaitu Rp. 596.655.289.393,36 dengan setiap tahun total penjualan sebesar Rp. 3.555.000.000.000. Analisa kelayakan dilihat dari nilai Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 23,8%. Pay of Time (POT) setelah pajak sebesar 2,95 tahun. Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFRR) sebesar 25,66%, Break Event Point (BEP) sebesar 41,28%, dan Shut Down Point (SDP) sebesar 13,67%. Dari parameter kelayakan diatas, dapat disimpulkan bahwa pabrik sodium metilat ini layak untuk didirikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51029
    Collections
    • Chemical Engineering [1334]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV