Strategi Framing Duterte Terhadap Kebijakan War on Drugs Tahun 2016 - 2022
Abstract
Beragam respon masyarakatmuncul ketika Duterte menetapkan serta menjalankan
kebijakan War on Drugs. Maraknya respon negatif membuat kesan kebijakan War
on Drugs ini buruk. Mereka yangtidak setujumelihat dari aspek hak asasi manusia
yang dilanggar. Masyarakat pun melakukan penggiringan opini atau framing
tersendiri sehingga kesan buruk kebijakan War on Drugs tersebar di penjuru
Filipina bahkan dunia internasional. International Criminal Court (ICC) yang
mengetahui hal ini melakukan penyelidikan untuk mengungkap kebenaran situasi
yangterjadi. Duterte yangmengetahui haltersebuttentu saja tidak terima dan tidak
memberikan akses untuk penyelidikan. Hingga keputusan Duterte dengan Filipina
keluar dari International Criminal Court (ICC) agar kebijakan War on Drugs tetap
berlanjut tanpa intervensi siapapun. Upaya framing juga telah dilakukan Duterte
bersama rezim pemerintahannya. Sisi positif yang terlihat dengan fakta
berkurangnya jumlah sindikat narkobaserta kriminalitas di zaman PresidenDuterte
daripada presiden - presiden sebelumnya. Pencapaian ini merupakan perubahan
yang sangat bagus untuk menjamin kesejahteraan dan keamanan di kehidupan
masyarakat. Dengan hal tersebut diharapkan bisa menarik perhatian masyarakat
untuk mendukung kebijakan Duterte khususnya mengenai kebijakan War on
Drugs.
Collections
- International Relations [927]
