| dc.description.abstract | Kegagalan proses merupakan suatu proses dalam produksi yang tidak berjalan sesuai
dengan standar atau harapan yang telah ditetapkan. PT. XYZ merupakan salah satu
perusahaan minyak dan gas di Indonesia. Peningkatan kasus kecelakaan kerja menjadi
permasalahan pada perusahaan untuk melakukan pengkajian ulang terhadap manajemen
risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya risiko kegagalan
proses yang terjadi pada PT. XYZ. Selanjutnya dilakukan penilaian terhadap kejadian
risiko kegagalan proses yang muncul, kemudian dicari risiko yang dominan dengan
menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), kemudian
mengidentifikasi kejadian risiko kegagalan proses yang tertinggi berdasarkan nilai Risk
Priority Number (RPN). Lalu pada risiko dengan nilai RPN tertinggi akan dianalisis
kembali menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengetahui akar
permasalahan pada risiko tersebut. Setelah itu memberikan usulan perbaikan. Hasil
analisis menunjukkan bahwa terdapat tujuh item pekerjaan pada kegiatan rig, nilai RPN
tertinggi terdapat pada item pekerjaan pengeboran, yaitu sebesar 144. Kemudian, nilai
RPN tertinggi akan dipilih untuk dianalisis kembali menggunakan metode FTA untuk
dilakukan identifikasi faktor penyebab kegagalan. Pada metode Fault Tree Analysis
(FTA), didapatkan 8 top event dan 20 basic event. Tindakan mitigasi yang
direkomendasikan berdasarkan hasil wawancara yaitu perbaikan prosedur kerja,
pelatihan yang lebih baik bagi pekerja, pemantauan kerja yang lebih cermat, dan
peningkatan peralatan keselamatan. | en_US |