Analisis Pengendalian Kualitas menggunakan Metode Six Sigma dan Triz Guna mengurangi Produk Defect (Studi Kasus Pada CV. Karya Wahana Sentosa)
Abstract
CV Karya Wahana Sentosa merupakan salah satu perusahaan industri manufaktur yang
berfokus pada produksi kitchenware. Beberapa produk yang diproduksi, yaitu berbagai
jenis talenan, sutil, spatula, dll. Produk yang paling sering dipesan oleh customer adalah
produk talenan lubang oval. Terdapat dua jenis kualitas produk yang diproduksi, yaitu
KW 1 dan KW 2, dimana KW 2 paling sering diproduksi. Permasalahan yang terjadi
pada perusahaan ini adalah masih terdapat produk cacat untuk produk talenan lubang
oval KW 2, dimana hal tersebut menyebabkan kerugian pada perusahaan karena perlu
melakukan rework. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah melakukan pengendalian
kualitas untuk mengurangi terjadinya produk cacat. Penelitian ini menggunakan metode
Six Sigma dengan tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC)
dengan bantuan tools diagram pareto, fishbone diagram, FMEA, dan Teoriya Resheniya
Izobretatelskikh Zadach (TRIZ). Berdasarkan data historis produksi pada periode Mei
hingga Oktober 2023 ditemukan 8 jenis cacat yang terjadi, dimana jenis cacat warna
memiliki persentase cacat tertinggi, yaitu sebesar 26,03%. Berdasarkan hasil
pengolahan data didapatkan nilai rata-rata DPMO sebesar 11576,25 dan rata-rata nilai
sigma sebesar 3,80. Faktor penyebab terjadinya kecacatan yang menjadi prioritas untuk
dilakukan perbaikan berdasarkan fishbone diagram dan FMEA adalah faktor operator
kurang teliti, pencampuran warna tidak sesuai, dan operator kurang terampil. Usulan
perbaikan yang dapat diberikan berdasarkan 40 Inventive Principle dalam metode TRIZ
adalah penambahan karyawan dengan sistem kontrak, penambahan alat takar/ukur dan
adanya pelatihan dan penilaian kinerja karyawan.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
