Show simple item record

dc.contributor.authorScienticova, Aufadina
dc.date.accessioned2024-08-07T02:23:43Z
dc.date.available2024-08-07T02:23:43Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50954
dc.description.abstractFasilitas sanitasi dan ketersediaan air bersih yang terbatas di Provinsi Nusa Tenggara Barat telah menyebabkan masyarakat masih melakukan praktik buang air besar sembarangan dan menggunakan sumber air minum yang tidak aman. Kondisi tersebut meningkatkan risiko paparan terhadap penyakit yang berasal dari lingkungan yang terkontaminasi oleh tinja manusia seperti kolera, diare, disentri, hepatitis A, tifus, dan polio. UNICEF sebuah organisasi internasional yang berfokus pada pemenuhan hak anak dan perempuan, memegang peranan penting dalam membantu meningkatkan sanitasi dan pasokan air bersih di NTB melalui program air, sanitasi, dan kebersihan (WASH). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya UNICEF dalam mewujudkan sanitasi dan ketersediaan air bersih di NTB tahun 2019-2023 menggunakan konsep teori implementasi organisasi internasional. Dengan pendekatan manajerial, penelitian ini menggambarkan bagaimana UNICEF melakukan upaya nya melalui kegiatan pemantauan, peningkatan kapasitas, dan juga penyelesaian masalah. Selain itu, UNICEF juga bekerja dengan sangat terbuka dan transparan sesuai dengan karakteristik pendekatan manajerial.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectUNICEFen_US
dc.subjectNusa Tenggara Baraten_US
dc.subjectNTBen_US
dc.subjectSanitasien_US
dc.subjectAir Bersihen_US
dc.subjectOrganisasi Internasionalen_US
dc.titleImplementasi Wash (Water, Sanitation, And Hygiene) Unicef dalam Mewujudkan Sanitasi dan Ketersediaan Air Bersih di Nusa Tenggara Barat Pada Tahun 2019-2023en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20323340


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record