• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Variasi Pembebanan dengan Diameter Top Front dan Back Roll pada Mesin Ring Spinning Platt Bros untuk Pembuatan Benang Carded Ne1 30 Terhadap Kekuatan dan Ketidakrataan (U%)

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (54.88Kb)
    02 preliminary.pdf (179.8Kb)
    03 daftar isi.pdf (180.5Kb)
    04 abstract.pdf (77.50Kb)
    05.1 bab 1.pdf (198.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (637.0Kb)
    05.3 bab 3.pdf (337.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf (502.1Kb)
    05.5 bab 5.pdf (70.83Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (50.38Kb)
    Date
    1999
    Author
    Lutfi, Meftah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penilaian mutu benang dapat dilihat dari beberapa sifat yang harus dimiliki oleh benang yang dihasilkan, antara lain kekuatan Tarik benang, ketidakrataan benang, mulur benang , nomer benang, jumlah twist benang dan juga tahan gosok benang. Dari beberapa sifat benang tersebut ketidakrataan benang dan kekuatan benang merupakan dua sifat yang sangat berkaitan erat, karena benang yang mempunyai ketidakrataan yang kecil akan mempunyai kekuatan yang lebih baik daripada benang dengan ketidakrataan yang tinggi. Hal ini disebabkan pada benang dengan ketidakrataan yang rendah akan mempunyai lebih sedikit permukaan yang tebal tipis (karena penumpukan serat) sepanjang untaian benang sehingga distribusi kekuatan benang akan lebih merata dan akan membawa benang untuk menghasilkan kekuatan tarik yang lebih besar. Kesempurnaan penarikan serat pada pemindahan serat dari rol belakang menuju rol tengah dan dari rol tengah menuju rol depan di daerah peregangan akan memberikan kerataan yang baik pada benang yang dihasilkan. Salah satu hal yang membantu memperlancar proses peregangan serat di daerah draft tersebut adalah kstabilan letak nip (jepitan serat ) antara rol atas dan rol bawah. Bila proses berlangsung pada pembebanan dan diameter top roll yang tepat maka akan dapat dihindari peristiwa cracking fibres maupun floating fibres pada proses peregangan sehingga benang yang dihasilkan akan lebih rata dan kualitas akan meningkat. Pada penelitian ini divariasikan tiga macam pembebanan (10 kg/cm²; 14 kg/cm²; 18 kg/cm²) dan tiga macam ukuran diameter top roll (27 mm; 27,5 mm; dan 28 mm) untuk menentukan pembebanan dan diameter top roll yang tepat untuk proses drifting pada pembuatan benang cotton Ne1 30. Dan dari penelitian dihasilkan jepitan serat yang paling baik pada variasi pembebanan 18 kg/cm² dan diameter top roll 28 mm.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/5093
    Collections
    • Chemical Engineering [1334]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV