Perancangan Strategi Minimasi Defect dengan Pendekatan Simulasi Model System Dynamics (Studi Kasus: PT. Nesia Pan Pacific Clothing)
Abstract
PT. Nesia Pan Pacific Clothing merupakan perusahaan manufaktur dengan sistem Make
To Order (MTO) yang berdasarkan data produksi pada bulan November - Desember
2023, Factory C menghadapi permasalahan dalam mencapai target tingkat defect yang
diinginkan terutama pada Line 9 untuk item short pants buyer Target Style
RWG2PW/PRK55X dimana defect rate belum memenuhi target yang telah ditetapkan
oleh Inline QC. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang
menyebabkan kecacatan/defect pada produk short pants RWG2PW/PRK55X di Line 9
Factory C dan menemukan strategi minimasi defect pada produksi Line 9 Factory C.
Perancangan strategi dilakukan menggunakan Seven Tools untuk mengidentifikasi faktor-
faktor penyebab defect dan digunakan juga software Powersim untuk memodelkan sistem
produksi Line 9 Factory C dimana dapat melihat strategi yang dapat meminimasi defect.
Berdasarkan metode Seven Tools, sebagian faktor penyebab kecacatan produk ketiga
defect terbesar yaitu Poor Shape, Open Seam, dan Broken Stitch adalah untuk faktor man
yaitu skill operator berbeda-beda dan kurangnya training pasca defect. Untuk faktor
method yaitu penanganan tidak tepat, tidak mengikuti pola, dan tidak mengikuti langkah
pengerjaan. Untuk faktor machine yaitu terjadinya kerusakan pada mesin/settingan
tension. Berdasarkan simulasi Sistem Dinamis menggunakan Powersim, didapatkan
strategi paling optimal dari segi pengeluaran dan penghematan biaya yaitu pemberlakuan
training dan penambahan 3 petugas Inline QC dikarenakan penurunan defect rate paling
besar diikuti dengan biaya penghematan yang besar.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
