| dc.description.abstract | Pendirian pabrik fatty alcohol dengan kapasitas 70.000 ton/tahun bertujuan untuk
memenuhi kebutuhan surfaktan di bidang pertanian, kertas & pulp, dan kosmetik
serta digunakan sebagai penstabil dan emulsi agent pada industri deterjen dan sabun
sehingga dapat mengurangi kegiatan impor dan membangun pertumbuhan ekonomi
dalam negeri. Pabrik ini didirikan di daerah kawasan industri terpadu Wilmar
(KITW) Serang-Banten dengan 169 karyawan yang dipekerjakan. Fatty alcohol
diproduksi dengan bahan baku metil ester yang didapat dari fatty acids methyl ester
(FAME) yang dipisahkan menggunakan menara distilasi dimana kemudian metil
ester yang didapat dilakukan hidrogenasi pada suhu 250 ̊C dan tekanan 50 bar
menggunakan bantuan katalis berupa tembaga-mangan dengan konversi sebesar
98% pada reaktor trickle packed bed yang berlangsung dalam tiga fasa yaitu, padat-
cair-gas. Output dari reaksi dalam reaktor berupa fasa gas dan cairan dimana fasa
gas yang terlebih dahulu dikeluarkan dengan asumsi tekanan juga ikut terilis
bersama output fasa gas yang kemudian ketika keadaan didalam reaktor sudah pada
tekanan atmosfer output fluida cair baru dikeluarkan. Pada output fluida cair
mengandung fatty alcohol yang merupakan produk utama dalam pabrik ini.
Sedangkan output fasa gas mengandung hidrogen berlebih dan metanol yang
selanjutnya akan dilakukan pemurnian hidrogen berlebih untuk di recycle
menggunakan flash drum dan metanol yang terpisahkan dijadikan produk samping.
Bahan baku metil ester yang dibutuhkan sebanyak 10.197,217 Kg/jam dengan
hydrogen sebanyak 22.523,396 Kg/jam untuk menghasilkan kapasitas fatty alcohol
70.000 ton/tahunnya. Kebutuhan utilitas air pabrik ini sebanyak 71.425,2158
kg/jam denngan perincian penggunaan Cooling Water: 84.241,11; Steam Water:
232.209,92; Air Domestik: 26.617,58; dan Air Service 500 (semua dalam satuan
Kg/jam). Berdasarkan evaluasi ekonomi pendirian pabrik fatty alcohol didapatkan
hasil sebagai berikut Return of Investment (ROI) sebelum pajak 55,80%, Return of
Investment sesudah pajak 41,85%, Pay Out Time sebelum pajak 1,57 tahun, Pay
Out Time sesudah pajak 2,01 tahun, Break Even Point 53,8%, Shut Down Point
42%, dan Discounted Cash Flow Rate of Return 23,15%. Prarancangan pabrik fatty
alcohol dari metil ester dan hidrogen dengan kapasitas 70.000 ton/tahun ini
tergolong sebagai pabrik dengan risiko tinggi berdasarkan tinjauan proses, kondisi
operasi, sifat-sifat bahan baku dan produk, serta asal bahan baku. Tetapi
perancangan pabrik secara ekonomi layak untuk didirikan dan memiliki potensi
yang cukup baik untuk dikembangkan baik dipasar nasional ataupun internasional. | en_US |