Show simple item record

dc.contributor.authorPratiwi, Dwita Cahaya
dc.contributor.authorNurhasanah, Aliya
dc.date.accessioned2024-08-02T03:51:12Z
dc.date.available2024-08-02T03:51:12Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50860
dc.description.abstractPendirian pabrik fatty alcohol dengan kapasitas 70.000 ton/tahun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan surfaktan di bidang pertanian, kertas & pulp, dan kosmetik serta digunakan sebagai penstabil dan emulsi agent pada industri deterjen dan sabun sehingga dapat mengurangi kegiatan impor dan membangun pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Pabrik ini didirikan di daerah kawasan industri terpadu Wilmar (KITW) Serang-Banten dengan 169 karyawan yang dipekerjakan. Fatty alcohol diproduksi dengan bahan baku metil ester yang didapat dari fatty acids methyl ester (FAME) yang dipisahkan menggunakan menara distilasi dimana kemudian metil ester yang didapat dilakukan hidrogenasi pada suhu 250 ̊C dan tekanan 50 bar menggunakan bantuan katalis berupa tembaga-mangan dengan konversi sebesar 98% pada reaktor trickle packed bed yang berlangsung dalam tiga fasa yaitu, padat- cair-gas. Output dari reaksi dalam reaktor berupa fasa gas dan cairan dimana fasa gas yang terlebih dahulu dikeluarkan dengan asumsi tekanan juga ikut terilis bersama output fasa gas yang kemudian ketika keadaan didalam reaktor sudah pada tekanan atmosfer output fluida cair baru dikeluarkan. Pada output fluida cair mengandung fatty alcohol yang merupakan produk utama dalam pabrik ini. Sedangkan output fasa gas mengandung hidrogen berlebih dan metanol yang selanjutnya akan dilakukan pemurnian hidrogen berlebih untuk di recycle menggunakan flash drum dan metanol yang terpisahkan dijadikan produk samping. Bahan baku metil ester yang dibutuhkan sebanyak 10.197,217 Kg/jam dengan hydrogen sebanyak 22.523,396 Kg/jam untuk menghasilkan kapasitas fatty alcohol 70.000 ton/tahunnya. Kebutuhan utilitas air pabrik ini sebanyak 71.425,2158 kg/jam denngan perincian penggunaan Cooling Water: 84.241,11; Steam Water: 232.209,92; Air Domestik: 26.617,58; dan Air Service 500 (semua dalam satuan Kg/jam). Berdasarkan evaluasi ekonomi pendirian pabrik fatty alcohol didapatkan hasil sebagai berikut Return of Investment (ROI) sebelum pajak 55,80%, Return of Investment sesudah pajak 41,85%, Pay Out Time sebelum pajak 1,57 tahun, Pay Out Time sesudah pajak 2,01 tahun, Break Even Point 53,8%, Shut Down Point 42%, dan Discounted Cash Flow Rate of Return 23,15%. Prarancangan pabrik fatty alcohol dari metil ester dan hidrogen dengan kapasitas 70.000 ton/tahun ini tergolong sebagai pabrik dengan risiko tinggi berdasarkan tinjauan proses, kondisi operasi, sifat-sifat bahan baku dan produk, serta asal bahan baku. Tetapi perancangan pabrik secara ekonomi layak untuk didirikan dan memiliki potensi yang cukup baik untuk dikembangkan baik dipasar nasional ataupun internasional.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFatty Alcoholen_US
dc.subjectHidrogenasien_US
dc.subjectMetil Esteren_US
dc.subjectTembaga-manganen_US
dc.titlePrarancangan Pabrik Fatty Alcohol dari Metil Ester dan Hidrogen Kapasitas 70.000 Ton/tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19521209
dc.Identifier.NIM19521055


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record