Show simple item record

dc.contributor.authorPutra, Lutfi Maulana Teddy
dc.date.accessioned2024-08-01T06:20:54Z
dc.date.available2024-08-01T06:20:54Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50826
dc.description.abstractIndonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, nikel menjadi salah satu sumber daya alam tambang terbesar yang dimiliki Indonesia dan menjadi cadangan nikel terbesar di dunia. Dengan kekuatan sumber daya alam ini, Indonesia menggunakan upayanya dalam mempengaruhi pasar dunia. Dimana kebijakan yang dikeluarkan Indonesia berupaya untuk meningkatkan kekuatan negaranya dengan cara pemberhentian ekspor nikel mentah untuk peningkatan nilai hasil tambang. Disisi lain tentunya kebijakan ini memiliki dampak terhadap ranah global, terlebih ketika kebutuhan nikel dunia sedang tinggi harus terhambat distribusinya akibat terbatasnya pasokan nikel pada pasar. Indonesia mendapat gugatan dalam Organisasi Perdagangan Dunia atas pelanggaran pasal XI ayat 1 GATT 1994. Indonesia tentu telah mampu menjadi pengaruh dalam ranah internasional yang melibatkan sejumlah pihak mulai dari governmental juga non-government yang mana menjelaskan kekuatannya sebagai kekuasaan struktural dengan cadangan sumber daya alam terhadap perekonomian dunia salah satunya pada sektor tambang nikel.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKekuasaan Strukturalen_US
dc.subjectIndonesiaen_US
dc.subjectKebijakan Hilirisasien_US
dc.subjectOrganisasi Perdagangan Duniaen_US
dc.titleDampak Kebijakan Hilirisasi Nikel Terhadap Kekuasaan Struktural Indonesia (2020 - 2023)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20323053


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record