Kebersyukuran dan Kesejahteraan Karyawan BMT
Abstract
Sebanyak 37,02% penduduk Indonesia berstatus sebagai karyawan. Meskipun
angka ini mencerminkan besarnya populasi tenaga kerja di Indonesia,
kesejahteraan karyawan seringkali belum memadai. Kesejahteraan karyawan
merupakan suatu keadaan kesejahteraan yang meliputi individu secara fisik,
sosial, dan mental. Kesejahteraan karyawan dipengaruhi oleh berbagai faktor,
salah satunya yaitu kebersyukuran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat
hubungan antara kebersyukuran dan kesejahteraan karyawan BMT. Hipotesis pada
penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara kebersyukuran dan
kesejahteraan karyawan BMT. Subjek pada penelitian ini terdiri atas 148
partisipan yang merupakan karyawan BMT dan berusia minimal 18 tahun.
Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Alat ukur
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Employee Well Being Scale dan
Islamic Gratitude Scale (IGS-10). Hasil analisis menggunakan teknik korelasi
Pearson's Partial terdapat hubungan antara kebersyukuran dan kesejahteraan
dengan hasil bernilai positif. Hasil tersebut menunjukan bahwa hipotesis yang
diajukan dalam penelitian ini diterima.
Collections
- Psychology [2579]
