| dc.description.abstract | Penelitian sintesis nanokomposit perak terdoping grafena oksida tereduksi
(Ag/rGO) menggunakan ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) untuk
aktivitas fotokatalitik sebagai uji self-clening dan sebagai agen antibakteri E. coli
dan bakteri S. aureus telah dilaksanakan. Penelitian ini diawali dengan sintesis GO
menggunakan metode Tour. Selanjutnya sintesis rGO menggunakan metode
sonifikasi dengan agen pereduksi atau bioreduktor ekstrak kulit manggis. Sintesis
Ag/rGO untuk mengembankan Ag pada rGO dengan metode Hummer.
Karakterisasi dengan XRD menghasilkan nanokomposit berada pada puncak
difraksi 2θ = 37,7° dan ukuran kristal 17,801 nm. Hasil GSA menunjukkan Ag/rGO
tergolong tipe IV (mesopori) dengan rentang ukuran 2-50 nm, kurva BJH
menunjukkan bahwa distribusi pori pada radius 2 nm dan luas permukaan sebesar
22,73 m2/g. Hasil FTIR didapatkan serapan untuk nanokomposit Ag/rGO pada
bilangan gelombang 1614,89 dan 1384,74 cm-1
. Hasil DRS UV-Vis didapatkan
energi band gap Ag/rGO sebesar 2,45 eV. Hasil dari SEM-EDX menunjukkan
komposisi penyusun Ag/rGO terdiri dari karbon, oksigen, dan perak. Hasil TEM
menunjukkan morfologi Ag/rGO terdapat lembaran putih seperti kapas yang
dimiliki oleh rGO dan gumpalan bulat tebal yang dimiliki oleh Ag dan mempunyai
ukuran partikel 11–69 nm. Uji self-cleaning yang paling optimum menggunakan
cahaya visibel karena menghasilkan % degradasi paling besar pada menit ke–120
sebesar 99,801 % dan nanokomposit Ag/rGO mempunyai sifat hidrofilik. Pada
metode komputasi didapatkan jarak adsorp dari metilen biru dengan molekul Ag
sebesar 4,5. Pada nanokomposit Ag/rGO memiliki aktivitas antibakteri. | en_US |