Show simple item record

dc.contributor.authorIzzah, Elza Nathania Nur
dc.date.accessioned2024-07-17T05:03:47Z
dc.date.available2024-07-17T05:03:47Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50770
dc.description.abstractLatar Belakang: Preeklamsia ditandai dengan peningkatan tekanan darah ibu pada usia kehamilan 20 minggu disertai gangguan organ. Preeklamsia memiliki beberapa faktor risiko, yakni riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal, paritas, dan frekuensi antenatal care. Hormon progesterone dan atau estrogen yang terkandung dalam kontrasepsi hormonal diyakini berpengaruh pada peningkatan tekanan darah dan gangguan organ pada ibu hamil, yang merupakan tanda preeklamsia. Ibu hamil yang belum pernah melahirkan cenderung mengalami ketidakseimbangan angiogenik. Antenatal care berperan penting dalam pelayanan kehamilan dan deteksi dini preeklamsia. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal, paritas, dan frekuensi ANC dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSUD Sleman Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan secara case-control. Subyek penelitian ini menggunakan data rekam medis Ibu hamil dengan preeklamsia sebagai kelompok kasus dan ibu hamil sehat di RSUD Sleman sebagai kelompok kontrol, yang dikumpulkan dengan teknik consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil: Analisis bivariat menggunakan uji chi-square memperoleh hasil hubungan yang signifikan antara riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal (p value = 0,013, OR 6,667, CI 95% 1,377-32,278) dan frekuensi ANC (p value= 0,024) pada ibu hamil di RSUD Sleman tahun 2023. Hasil analisis lainnya didapatkan tidak terdapat hubungan signifikan antara paritas (p value = 0,486) dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSUD Sleman tahun 2023. Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal dan frekuensi ANC dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSUD Sleman pada tahun 2023 dan tidak terdapat hubungan signifikan antara paritas dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSUD Sleman pada tahun 2023.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectParitasen_US
dc.subjectAntenatal Careen_US
dc.subjectKontrasepsi Hormonalen_US
dc.subjectPreeklamsiaen_US
dc.titleHubungan Riwayat Penggunaan Kontrasepsi Hormonal, Paritas, dan Frekuensi Antenatal Care dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil di RsUD Slemanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711046


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record