Show simple item record

dc.contributor.authorAlfian, Ahmad
dc.date.accessioned2024-06-28T04:43:32Z
dc.date.available2024-06-28T04:43:32Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50575
dc.description.abstractKomposit banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti industri otomotif, kedirgantaraan, dan olahraga. Namun disisi lain, penggunaan serat karbon memiliki tantangan tersendiri. Kerusakan yang sering terjadi adalah timbulnya warna menguning atau yang biasa disebut dengan yellowing pada permukaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak variasi pH resin (pH 3, 4, 5, 6, dan 7) dan paparan sinar matahari terhadap kestabilan warna resin 2252 dalam komposit serat karbon. Hasil menunjukkan bahwa STD-Resin (resin tanpa paparan) stabil dengan nilai reflektansi 109,73% selama 21 hari, menunjukkan ketahanan warna yang baik dalam kondisi terkendali. pH 4 menunjukkan penurunan dari 101,10% pada hari ke-7 menjadi 64,29% pada hari ke-21. pH 5 menunjukkan stabilitas tinggi dengan nilai reflektansi berturut-turut 105,56%, 77,93% pada hari ke-7 dan ke-21. Sementara itu, pH 6 menunjukkan penurunan signifikan dari 77,40% pada hari ke-7 menjadi 63,29% pada hari ke-21. Dari keseluruhan analisis yang telah dilakukan, pH 5 memiliki kondisi yang paling optimal.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectResin 2252en_US
dc.subjectVariasi pHen_US
dc.subjectPaparan Sinar Mataharien_US
dc.titleAnalisis Variasi pH yang Berbeda dan Lama Waktu Paparan Sinar Matahari Terhadap Kestabilan Warna Resin 2252 Pada Komposit Serat Karbonen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20526018


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record