• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Isi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Jenjang SMA Pada Fenomena Dispensasi Pernikahan Remaja di Sleman Yogyakarta Tahun 2023

    Thumbnail
    View/Open
    22913048.pdf (4.691Mb)
    Date
    2024
    Author
    Fitria, Eni
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kurikulum Pendidikan Agama Islam merupakan konteks pembelajaran yang dibentuk untuk memberikan interpretasi mengenai ajaran Islam, salah satunya adalah bab tentang pernikahan. Di Dalam bab ini menghimpun tentang pernikahan yang bertujuan agar siswa dapat memahami ketentuan pernikahan dalam Islam. Dari kurikulum PAI inilah siswa dapat memiliki bekal pemahaman secara komprehensif dan memiliki pertimbangan kesiapan sebelum menikah. Dispensasi pernikahan merupakan regulasi yang ditetapkan pemerintah bagi individu yang hendak melakukan pernikahan namun tidak memenuhi batas minimum usia pernikahan. Fenomena dispensasi pernikahan yang terjadi saat ini menggambarkan tentang kompleksitas pernikahan dalam masyarakat yang berkaitan dengan budaya, sosial dan usia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis isi kurikulum PAI Jenjang SMA pada fenomena dispensasi pernikahan remaja usia sekolah di Sleman Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif studi lapangan (field research) dan studi pustaka. Analisis data model Miles Huberman yang meliputi reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Temuan penelitian ini. Pertama, rata-rata perkara remaja berusia 17-18 tahun, sebesar 74% disebabkan karena faktor kecelakaan. Kedua, kurikulum Pendidikan Agama Islam bab Indahnya Membangun Mahligai Rumah Tangga. dari aspek tujuan, isi, metode dan evaluasi, secara keseluruhan sudah komprehensif. Ketiga, Dispensasi pernikahan dengan kurikulum PAI memiliki relevansi yang signifikan. Namun, bertolak belakang dengan regulasi Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 tentang batas minimal menikah harus berumur 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/50169
    Collections
    • Master of Islamic Studies [182]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV