Gambaran Psikologis pada Pasien Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang Telah mengalami Health Care Transition (HCT)
Abstract
Tujuan penelitian kualitatif ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi psikologis
pada pasien dengan Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang mengalami Health
Care Transition (HCT) atau masa transisi perawatan. Adapun pengumpulan data
dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan
menggunakan sumber data berupa surat kontrol dan keterangan dari dokter
penanggung jawab pasien yang mendukung diagnosis dari subjek penelitian ini.
Alat pengumpulan data, antara lain ponsel, alat tulis, dan catatan lapangan serta
akan menggunakan informed consent. Pemilihan partisipan dalam penelitian ini
menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini melibatkan 2 pasien yang
telah didiagnosa Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau Lupus kategori berat
sejak usia anak atau remaja, yang saat ini berusia diatas 19 tahun atau yang sudah
beralih ke perawatan dewasa. Hasil penelitian disimpulkan bahwa kondisi
psikologis yang dialami pasien SLE selama masa transisi antara lain berupa
kecemasan, ketakutan akan hal baru, depresi dan pengaturan mood dan emosi yang
tidak stabil. Kondisi psikologis perlu mendapatkan penanganan khusus dalam aspek
psikologis agar tindakan self-harm sebagai solusi dapat terhindarkan. Pasien SLE
mengalami kondisi psikologis tersebut karena kesulitan beradaptasi dalam hal
berkomunikasi dengan dokter selama proses masa transisi dari perawatan anak
menuju perawatan dewasa. Untuk mendorong keberhasilan proses transisi,
komunikasi dua arah antara pasien SLE dengan orang tuanya, menjadi hal yang
penting.
Collections
- Psychology [2582]
