| dc.description.abstract | Kulit manggis mangandung senyawa mangostin yang dapat berperan sebagai
reduktor alami dalam sintesis hijau. Pada penelitian ini dilakukan sintesis material
Ag/TiO2 melalui metode sintesis hijau untuk menghasilkan material yang memiliki
kemampuan self-cleaning dan antibakteri. Sintesis Ag/TiO2 ini menggunakan
metode hidrotemal dengan mencampurkan material TiO2 dengan larutan AgNO3
0,003 M dan penambahan ekstrak kulit manggis. Hasil karakterisasi XRD pada
TiO2 berada pada fasa anatase, dan ukuran kristal dari Ag/TiO2 rata-rata sebesar
75,695 nm. Dari GSA Ag/TiO2 pada tipe pori IV dengan luas permukaan 95,986
m2
/g. Karakterisasi dengan FTIR diperoleh gugus Fungsi Ti-Ag pada serapan 1384
cm-1
. Hasil karakterisasi dengan DRS UV-Vis diperoleh Ag/TiO2 memiliki band
gap 3,08 eV. Sedangkan pada analisis menggunakan SEM-EDX terbentuk
gumpalan putih dengan ukuran tidak teratur. Selanjutnya pada karakterisasi
menggunakan TEM juga terlihat adanya gumpalan bulat berwarna abu-abu dengan
ukuran partikel 8,5 hingga 11,5 nm. Pengujian material sebagai agen self-cleaning
menggunakan metode fotokatalitik dengan zat warna organik berupa metilen biru
yang divariasikan dengan sinar visible, UV dan dalam gelap serta digunakan variasi
waktu. Metilen biru maksimal terdegradasi pada variasi cahaya visible yaitu
94,284% dengan sifat hidrofilik. Uji antibakteri dilakukan pada sinar visible
menggunakan bakteri S. aureus dan E. coli diperoleh bahwa semakin tinggi
konsentrasi material maka akan semakin efektif antibakteri tersebut. Secara metode
komputasi diperoleh Ag/TiO2 juga berperan sebagai adsorben yang ditandai dengan
berkurangnya panjang gelombang metilen biru dari 559,2 nm menjadi 508,76 nm. | en_US |