• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Aktivitas Nefroprotektif Ekstrak Temulawak (Curcuma Xanthorriza Roxb.) Terhadap Kadar Ureum Pada Tikus Wistar (Rattus Norvegicus) yang Diinduksi Parasetamol

    Thumbnail
    View/Open
    20711019.pdf (2.830Mb)
    Date
    2024
    Author
    Az Zahra, Faradziba
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Parasetamol merupakan obat analgetik antipiretik yang sering digunakan oleh semua orang. Penggunaan parasetamol dosis toksik dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Temulawak memiliki kandungan antioksidan yang dapat melindungi ginjal dari kerusakan akibat parasetamol. Senyawa yang berperan sebagai antioksidan ialah kurkuminoid dan xanthorrhizol. selain itu, senyawa tersebut dapat berfungsi sebagai agen antiinflamasi. Tujuan Penelitian: Mengetahui efek nefroprotektor dari ekstrak temulawak terhadap induksi parasetamol yang dinilai dari kadar ureum Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang telah diinduksi parasetamol. Metode Penelitian: True experimental, dengan rancangan penelitian Pretest- Posttest Controlled Group Design. 25 ekor tikus dibagi ke dalam 5 kelompok: K1 kontrol negatif, kelompok K2 kontrol parasetamol (dosis 2000 mg/kgBB selama 3 hari terakhir perlakuan), kelompok P1, P2 dan P3 (diberi ekstrak temulawak dosis bertingkat 800 mg/kgBB, 1600 mg/kgBB dan 3200 mg/kgBB serta parasetamol dosis 2000 mg/kgBB selama 3 hari terakhir perlakuan). Sebelum dan sesudah perlakuan, diambil sampel darah tikus dari retroorbital untuk diuji kadar BUN (Blood Urea Nitrogen). Perbandingan antar kelompok dinilai dengan uji One Way ANNOVA dan perbandingan sebelum dengan sesudah perlakuan dinilai menggunakan uji Paired T Test. Hasil: Terdapat efek nefroprotektor ekstrak temulawak terhadap nefrotoksisitas parasetamol, seperti yang ditunjukkan oleh perbedaan signifikan antara kelompok K2 dengan kelompok P1 (p=0,008) dan P3 (p=0,009) (p<0,005). Terdapat perbedaan yang mencolok antara kelompok K2 dan P2 dalam hal rata-rata kadar BUN sebelum dan sesudah perlakuan, di mana peningkatan kadar BUN pada kelompok P2 lebih rendah dibandingkan dengan K2. Simpulan: Ekstrak temulawak dapat diteliti lebih lanjut sebagai agen nefroprotektor.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49948
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV