Show simple item record

dc.contributor.authorNurrohmah, Suciati
dc.date.accessioned2024-06-11T04:09:11Z
dc.date.available2024-06-11T04:09:11Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49922
dc.description.abstractLatar Belakang: Rinitis alergi adalah suatu gangguan pada hidung yang disebabkan oleh reaksi peradangan mukosa, ditandai dengan peningkatan imunitas humoral yang dimediasi oleh IgE. Peradangan tersebut selain terjadi di kavum nasi juga meluas ke nasofaring dan tuba eusthacius sehingga dapat mengganggu fungsi tuba eustachius, yang menyebabkan bakteri tumbuh dengan cepat dan menyebar ke telinga bagian tengah dan terjadi otitis media apabila tidak ditangani dengan baik. Penyebab otitis media bersifat multifaktorial yaitu disfungsi tuba eustachius, infeksi virus atau bakteri pada telinga bagian tengah, peradangan nasal akibat rinitis alergi dan infeksi virus saluran pernapasan atas. Otitis media akut sering terjadi pada anak-anak karena bentuk anatomi tuba eustachius yang lebih pendek dan horizontal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rinitis alergi sebagai faktor risiko otitis media pada anak. Metode : Menggunakan metode scoping review yaitu menggabungkan beberapa bukti penelitian yang sesuai dengan proses pencarian Preffered Reposting Item for Systematic Review (PRISMA). Pencarian jurnal menghasilkan 1.375 sumber literatur yang akhirnya disaring dan menghasilkan 11 sumber literatur. Hasil : Sebelas jurnal penelitian yang dianalisis menunjukan bahwa rinitis alergi mungkin terkait dengan beberapa jenis otitis media khususnya otitis media supurasi akut Simpulan : Rinitis alergi sebagai salah satu faktor risiko terjadinya otitis media pada anak anaken_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleRinitis Alergi Sebagai Faktor Risiko Otitis Media Pada Anak : Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711118


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record