Hubungan Penerapan Feeding Rules dalam Pemberian Mpasi dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Gemolong
Abstract
Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius
di Indonesia, terutama pada anak-anak usia dini. Penerapan feeding rules dalam
pemberian MPASI oleh ibu dapat menjadi faktor penting dalam mencegah stunting
pada anak-anak.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara
penerapan feeding rules dalam pemberian MPASI dengan kejadian stunting pada
anak usia 2-5 tahun di Puskesmas Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik
dengan pendekatan case-control. Data diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh
orang tua yang mendampingi anak-anak mereka ke posyandu. Teknik purposive
sampling digunakan untuk memilih sampel. Variabel independen adalah
penerapan feeding rules dalam pemberian MPASI, sementara variabel dependen
adalah kejadian stunting. Variabel pengganggu juga dipertimbangkan dalam
analisis.
Hasil Penelitian: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan
antara penerapan feeding rules dalam pemberian MPASI dengan kejadian stunting
pada anak usia 2-5 tahun. Ibu anak dengan penerapan feeding rules rendah
berpeluang 3.056 kali lebih besar untuk memiliki anak stunting dibandingkan ibu
anak dengan penerapan feeding rules baik.
Kesimpulan: Penerapan feeding rules memiliki peran penting dalam mencegah
stunting pada anak-anak usia dini. Pendidikan dan sosialisasi mengenai feeding
rules perlu ditingkatkan sebagai upaya preventif untuk mengurangi kejadian
stunting di masyarakat.
Collections
- Medical Education [2954]
