Show simple item record

dc.contributor.authorPutri, Sekar Halimah
dc.date.accessioned2024-06-10T02:54:44Z
dc.date.available2024-06-10T02:54:44Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49873
dc.description.abstractLatar Belakang: Penyalagunaan narkotika merupakan permasalahan bagi hampir semua wilayah di Indonesia, salah satunya Kota Yogyakarta yang berdasarkan dta pada tahun 2022 menempati posisi ke-6 sebagai wilayah dengan kasus penyalahgunaan narkotika tertinggi di Indonesia. Penyalahgunaan narkotika ini menjadi semakin serius karena banyak diantaranya dilakukan oleh remaja. Sebagai masa peralihan antara masa anak-anak dan masa dewasa, masa remaja membawa banyak perubahan bagi individu baik secara mental maupun fisik. Perubahan-perubahan pada masa remaja ini akan membawa berbagai risiko buruk apabila tidak dikelola dengan baik, salah satu risikonya adalah remaja dapat terjerumus ke dalam perilaku penyalahgunaan narkotika. Perilaku negatif ini berhubungan dengan berbagai faktor baik dari dalam maupun dari luar individu. Tujuan Penelitian: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penya- lahgunaan narkotika pada remaja akhir di kota Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pen- dekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 dengan melakukan penyebaran kuisioner di tempat praktik Prof. Soewadi Yogya- karta. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 orang remaja akhir. Pen- golahan data menggunakan SPSS. Analisis data yang digunakan dalam penelitian berupa analisis univariat dan bivariat. Hasil: Didapatkan hasil value untuk Faktor Individu dengan p-value 0,000, Faktor Pergaulan dengan p-value 0,002, Faktor Keluarga dengan p-value 0,001, Faktor Pendidikan dengan p-value 0,258, dan Faktor Lingkungan dengan p-value 0,004. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara bahwa faktor individu, keluarga, pergaulan, dan lingkungan masyarakat terhadap perilaku penya- lahgunaan narkotika (H1). Sementara itu tidak terdapat hubungan antara faktor pendidikan dengan perilaku penyalahgunaan narkotika (H0). Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perilaku penyalahgunaan narkotika tidak ditentukan oleh satu faktor tunggal melainkan kombinasi dari berbagai faktor yang memepengaruhi individu.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectNarkotikaen_US
dc.subjectRemaja Akhiren_US
dc.subjectPenyalahgunaan Narkotikaen_US
dc.subjectFaktor Individuen_US
dc.subjectFaktor Pergaulanen_US
dc.subjectFaktor Keluargaen_US
dc.subjectFaktor Pendidikanen_US
dc.subjectFaktor Lingkungan Masyarakaten_US
dc.titleFaktor–faktor yang Berhubungan dengan Penyalahgunaan Narkotika Pada Remaja Akhir di Kota Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711186


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record