Show simple item record

dc.contributor.authorWidyaputri, Primadiani Difida
dc.date.accessioned2024-06-07T04:38:30Z
dc.date.available2024-06-07T04:38:30Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49851
dc.description.abstractPemberdayaan perempuan merupakan sebuah upaya memberikan kekuatan, pilihan, dan kebebasan bagi perempuan dalam mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. Di level nasional, dalam memberdayakan perempuan diperlukan adanya partisipasi kolektif antara negara sebagai entitas politik tertinggi dan masyarakat sebagai pelaksana pemberdayaan perempuan. India sebagai negara berkembang di Asia Selatan menjadi negara yang sedang mengupayakan optimalisasi pemberdayaan perempuan melalui kebijakan pembangunan holistik multi sektor yang mampu memberikan dampak signifikan pada pembangunan negara. Di bawah kepemimpinan Narendra Modi pada periode pertamanya, muncul kebijakan yang disebut dengan Beti Bachao Beti Padhao (BBBP) sebagai jembatan dalam mengaktualisasikan pemberdayaan perempuan di India. Upaya yang termaktub dalam kebijakan ini adalah pembangunan ekonomi melalui pemberdayaan kemampuan demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi (economically productive), memberikan pengarahan pada partisipasi perempuan di ranah publik, jaminan terhadap keterwakilan perempuan di dunia politik, serta budaya pengarusutamaan perempuan dalam sektor-sektor lainnya. Melalui upaya yang dilakukan Narendra Modi, perempuan diberikan kekuatan dan jaminan dari negara untuk memenuhi kebutuhannya secara pribadi (self- sufficiency).en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPemberdayaan Perempuanen_US
dc.subjectNarendra Modien_US
dc.subjectBeti Bachao Beti Padhao (BBBP)en_US
dc.titleKebijakan BBBP Sebagai Pembangunan Holistik Pemerintahan Narendra Modi dalam Mengoptimalkan Pemberdayaan Perempuan di India Tahun 2015-2017en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20323166


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record