Show simple item record

dc.contributor.authorAmirazanna, Nurul Falyadhia
dc.date.accessioned2024-05-31T08:44:22Z
dc.date.available2024-05-31T08:44:22Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49798
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adverse childhood experiences (ACEs) dengan kesejahteraan psikologis pada individu di masa emerging adulthood. Hipotesis dalam penelitian ini adalah akan ada korelasi negatif antara adverse childhood experiences (ACEs) dengan kondisi kesejahteraan psikologis pada individu yang memasuki fase emerging adulthood atau berusia 18 – 25 tahun. Responden dalam penelitian ini adalah individu yang memasuki fase emerging adulthood atau berusia 18 – 25 tahun sebanyak 239 responden baik laki-laki maupun perempuan. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah World Health Organization Adverse Childhood Experiences International Questionnaire (WHO ACE-IQ) dan Ryff’s Psychological Well-Being (RPWB). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi Pearson Product Moment yang menunjukkan adanya hubungan negatif antara adverse childhood experiences dengan kesejahteraan psikologis pada masa emerging adulthood. Semakin tinggi skor adverse childhood experiences maka semakin rendah kesejahteraan psikologis, begitu pula sebaliknya sehingga hipotesis penelitian ini diterima. Hasil penelitian ini juga menunjukkan koefisien determinasi sebesar 9,3%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAdverse Childhood Experiencesen_US
dc.subjectEmerging Adulthooden_US
dc.subjectKesejahteraan Psikologisen_US
dc.titleAdverse Childhood Experience dan Kesejahteraan Psikologis pada Masa Emerging Adulthooden_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320085


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record