• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Hubungan Otitis Media Supuratif Kronis Terhadap Komplikasi Intratemporal: A Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    20711202.pdf (667.4Kb)
    Date
    2024
    Author
    Baihaqi, Danisha Izmi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji hubungan otitis media supuratif kronis (OMSK) terhadap komplikasi intratemporal pada penderitanya. OMSK merupakan salah satu penyakit THT dengan prevalensi yang tinggi, baik secara global maupun nasional. Komplikasi OMSK yang paling sering terjadi adalah komplikasi intratemporal, yaitu beberapa di antaranya adalah mastoiditis, paresis nervus fasialis, gangguan pendengaran, dan labirinitis. Metode: Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah original article melalui pencarian di 4 database, yaitu PubMed, Google Scholar, EBSCOHost, dan Science Direct. Hasil temuan artikel kemudian diseleksi sesuai dengan kriteria inklusi penelitian dan ekstraksi data. Hasil: Didapatkan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Dari 10 artikel, sebanyak 4 studi membahas tentang OMSK dan komplikasinya secara keseluruhan, 1 studi membahas tentang mastoiditis dan labirinitis, 1 studi membahas tentang paresis nervus fasialis, dan 4 studi membahas tentang gangguan pendengaran, yaitu tuli konduksi dan tuli sensorineural. Seluruh penelitian dilakukan di kawasan negara berkembang, yaitu Indonesia, India, Pakistan, dan Bangladesh. Kesimpulan: Terdapat korelasi yang signifikan antara OMSK yang tidak tertangani atau tertangani secara tidak adekuat dengan peningkatan risiko terjadinya komplikasi intratemporal. Beberapa komplikasi intratemporal dengan angka kejadian tertinggi adalah mastoiditis, paresis nervus fasialis, dan gangguan pendengaran. Komplikasi tersebut dipengaruhi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor geografis, sosial, kesehatan, serta keefektifan kebijakan kesehatan masyarakat. Prognosis pada komplikasi intratemporal akut dinilai cukup baik dengan penegakan diagnosis dini dan pengobatan secara cepat dan tepat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49789
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV