• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Wet Scrubber dan Dry Scrubber Terhadap Konsentrasi Emisi Gas Buang SO2 dan NO2 Pada Pembakaran Sampah Plastik menggunakan Insinerator

    Thumbnail
    View/Open
    20612074.pdf (2.192Mb)
    Date
    2024
    Author
    Sari, Vivit Nur Indah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh wet scrubber dan dry scrubber terhadap konsentrasi emisi gas buang SO2 dan NO2 pada pembakaran sampah plastik menggunakan insinerator. Prinsip pengujian ini yaitu gas buang pembakaran sampah plastik dengan insinerator, akan dibilas pada wet scrubber menggunakan air. Sisa emisi gas yang masih lolos, akan dijerap oleh zeolit dan arang aktif melalui dry scrubber. Pengujian konsentrasi emisi gas buang SO2 dan NO2 dilakukan pada insinerator, wet scrubber dan dry scrubber. Metode pengujian SO2 digunakan penjerap natrium hidroksida dan pengujian NO2 menggunakan penjerap griess saltzman dengan menggunakan alat impinger lalu diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil konsentrasi gas buang NO2 pada pembakaran insinerator sebesar 3,63 mg/Nm3 , konsentrasi setelah dilakukan pembilasan menggunakan wet scrubber sebesar 0,09 mg/Nm3 , konsentrasi setelah dilakukan pembilasan menggunakan wet scrubber dan dry scrubber sebesar 8,25 mg/Nm3 . Hasil konsentrasi gas buang SO2 pada pembakaran insinerator sebesar 0,9685 mg/Nm3 , konsentrasi setelah dilakukan pembilasan menggunakan wet scrubber sebesar 0,1389 mg/Nm3 , konsentrasi setelah dilakukan pembilasan menggunakan wet scrubber dan dry scrubber sebesar 0 mg/Nm3 . Penggunaan wet scrubber efektif untuk mengurangi konsentrasi emisi gas buang SO2 dan NO2. Penggunaan dry scrubber efektif untuk mengurangi emisi gas buang SO2 namun tidak efektif untuk mengurangi konsentrasi emisi gas buang NO2. Menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No:P.70/ Menlhk/ Setjen/ Kum.1/ 1/ 8/ 2016 tentang baku mutu emisi dan/atau kegiatan pengolahan sampah secara termal, bahwa ambang batas maksimum gas oksida nitrogen adalah 470 mg/Nm3 dan batas maksimum gas sulfur dioksida adalah 210 mg/Nm3 . Hasil yang diperoleh dari kandungan emisi gas buang SO2 dan NO2 dibawah ambang batas sehingga tidak berbahaya bagi lingkungan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49750
    Collections
    • Chemistry [738]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV