Show simple item record

dc.contributor.authorRamadhan, Muhammad Gilang
dc.date.accessioned2024-05-30T04:21:15Z
dc.date.available2024-05-30T04:21:15Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49710
dc.description.abstractPada hari ini Arab Saudi dikenal oleh khalayak luas sebagai negara dengan penghasil minyak bumi terbesar di dunia. Melalui industri tersebut pula yang sukses menjadikan Saudi berada pada urutan ke-51 sebagai negara terbaik pada sektor bisnis pada tahun 2018 silam. Namun, dikarenakan industri minyak bumi bersifat terbatas dan fluktuatif, oleh sebab itu hingga akhirnya sang Putra Mahkota (MBS) mengeluarkan produk kebijakan yang diberi nama "Arab Vision 2030". Melalui kebijakan tersebut memberikan sebuah solusi alternatif untuk melepaskan ketergantungan Saudi pada industri minyak bumi sekaligus langkah komitmen bersama dalam mengoptimalkan sektor industri hiburan dan pariwisata yang mereka miliki. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu "Politics and policy implementation" yang menjelaskan mengenai bagaimana keterlibatan secara langsung para aktor kebijakan publik untuk menghasilkan solusi nyata yang berdampak positif bagi masyarakat hingga negara.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectArab Vision 2030en_US
dc.subjectMBSen_US
dc.subjectRaja Salmanen_US
dc.subjectArab Saudien_US
dc.subjectMinyak Bumien_US
dc.subjectPerekonomianen_US
dc.titleAmplifikasi Perekonomian Arab Saudi Pada Bidang Industri Hiburan dan Pariwisata Melalui Gagasan Arab Vision 2030en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20323360


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record