Analisis Beban Orang Tua dengan Anak Penyandang Hemofilia di Yogyakarta
Abstract
Latar Belakang: Hemofilia merupakan penyakit gangguan pembekuan darah
yang disebabkan oleh faktor genetik ataupun keturunan yang dapat menyebabkan
komplikasi yang akan memengaruhi kualitas hidup penyandangnya. Merawat anak
yang menyandang Hemofilia tentunya akan melibatkan pemahaman mendalam
terhadap beban yang telah dialami oleh para orang tua selaku pengasuh dan
pendampingnya. Analisis beban pada orang tua dengan anak penyandang
Hemofilia ini bertujuan untuk mengetahui aspek beban yang telah dialami oleh
para orang tua selaku pengasuh dari anaknya yang menyandang Hemofilia.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui beban yang telah dialami dan dirasakan
oleh para orang tua dengan anak penyandang Hemofiia.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif
dengan jenis pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini menggunakan empat
narasumber utama berupa ibu dari anak dengan penyandang Hemofilia, serta dua
tenaga kesehatan yang sering berinteraksi dengan anak dari narasumber orang
tua. Adapun pengambilan data pada penelitian ini menggunakan metode
wawancara semi tersruktur yang dilakukan di rumah masing masing narasumber
dengan instrument penelitian berupa perekam suara.
Hasil: Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwasanya beban yang dapat dialami
oleh para orang tua dengan anak penyandang Hemofilia di Yogyakarta adalah
beban ekonomi yang lebih berkaitan dengan biaya transport, makan dan internet
sang anak saat di Ruah sakit, beban psikis yang berkaitan dengan adanya
perasaan bersalah dan kecemasan terkait kehidupan sang anak, beban medis
yang berkaitan dengan kesulitan dalam penyuntikan obat dikarenakan obesitas
yang dialami anak, beban sosial yang berhubungan dengan adanya verbal bullying
dan rendahnya pengetahuan lingkunga sekitar terkait hemofilia. Selain beban yang
dirasakan, para orang tua juga mendapatkan berbagai macam dukungan dari
berbagai pihak seperti BPJS oleh pemerintah, support dari sesame orang tua
lainnya dan pendampingan psikologis dari para tenaga kesehatan yang mampu
untuk mengurangi beban yang dirasakan.
Kesimpulan: Beban yang dialami oleh para orang tua dengan anak penyandang
Hemofilia sangatlah bervariatif, hal ini dapat disebabkan oleh berbagai macam
faktor yang dapat memengaruhi. Beban yang dialami oleh para orang tua diyakini
mampu diringankan oleh berbagai macam dukungan yang bersifat supportif
seperti dengan adanya perkumpulan sesama orang tua dengan anak penyandang
Hemofilia atau dengan lingkungan sekolah anak yang baik serta dengan adanya
program BPJS oleh pemerintah.
Collections
- Medical Education [2954]
