Ratifikasi Kanada dalam Comprehensive and Progressive Agreement FFR Trans-pacific Partnership (CPTPP) Tahun 2018
Abstract
Kanada merupakan negara kelima yang meratifikasi Perjanjian Komprehensif dan
Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) pada tahun 2018. Berawal dari
negara pengamat yang tidak begitu tertarik, Kanada beralih menjadi salah satu
pendukung utama dalam pembentukan CPTPP, terutama pascakeluarnya Amerika
Serikat dari kemitraan ini. Pada literatur sebelumnya, terdapat pembahasan
mengenai alasan ekonomi di balik ratifikasi Kanada dalam CPTPP. Namun, pada
penelitian ini penulis berusaha mengungkap alasan lain di balik keterlibatan
Kanada dalam kemitraan regional ini, melalui model penelitian yang dijelaskan
oleh John Ravenhill, yaitu political motivations for entering regional trade
agreements dan economic motivations for regionalism. Melalui sepuluh variabel
yang diklasifikasikan dalam dua model penelitian ini, keterlibatan Kanada mulai
dari proses negosiasi hingga ratifikasi terhadap CPTPP didorong oleh adanya
motivasi politik dan motivasi ekonomi. Melalui CPTPP, Kanada berusaha untuk
menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Jepang, memperkuat kemitraan yang
sudah ada dengan negara-negara Asia Tenggara dan Amerika Latin,
meminimalisir ancaman nontradisional di kawasan Indo-Pasifik, menyebarluaskan
agenda progresif, memenuhi keinginan domestik industri di Kanada,
meningkatkan daya tawar dengan AS dan Tiongkok, politisasi dalam liberalisasi
perdagangan, mendiversifikasi perdagangan dengan Asia, dan memperluas akses
pasar istimewa di kawasan tersebut.
Collections
- International Relations [926]
