Show simple item record

dc.contributor.authorBlandina, Cecylia Elga
dc.date.accessioned2024-05-28T07:00:07Z
dc.date.available2024-05-28T07:00:07Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/49652
dc.description.abstractPenggunaan platform E-Commerce semakin meluas, mengubah pola perilaku konsumen secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Pembelian Impulsif sebagai mediator hubungan antara Harga Diri terhadap Penyesalan Pasca Pembelian pada pengguna E-Commerce. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan mengumpulkan data melalui survey daring terhadap pengguna E-Commerce. Pengumpulan data menggunakan skala pembelian impulsif (IBT) yang disusun oleh Verplanken & Herabadi (2001), harga diri disusun oleh Tafarodi & Swann (2001) dan skala penyesalan pasca pembelian (PPCR) yang dibuat oleh Lee & Cotte (2009). Semua skala akan diterjemahkan secara back to back translation oleh peneliti. Teknik analisis data menggunakan Hayes Process Macro melalui SPSS. Hasil penelitian yang dilakukan kepada 203 konsumen pengguna E-Commerce S, L, dan T di Riau menunjukkan bahwa Pembelian Impulsif mampu memediasi hubungan antara Harga Diri terhadap Penyesalan Pasca Pembelian.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHarga Dirien_US
dc.subjectPembelian Impulsifen_US
dc.subjectPenyesalan Pasca Pembelianen_US
dc.titlePembelian Impulsif (Impulsive Buying) Sebagai Mediator Hubungan Antara Harga Diri (Self Esteem) dan Penyesalan Pasca Pembelian (Post-purchase Regret) pada Pengguna E-Commerceen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20915042


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record