• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Faculty of Law
    • Master of Public Notary
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Faculty of Law
    • Master of Public Notary
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penyalahgunaan Keadaan dalam Akta Perjanjian Jual Beli Tanah yang dibuat oleh PPAT (Kajian Putusan Nomor 18/Pdt.G/2021/PN.Bna)

    Thumbnail
    View/Open
    21921025.pdf (1.670Mb)
    Date
    2024
    Author
    Muna, Neilul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyalahgunaan keadaan dalam Perjanjian Jual Beli Tanah. Permasalahan yang ingin dijawab pertama tepatkah putusan pengadilan yang menyatakan dalam kasus Nomor 18/Pdt.G/2021/PN.Bna terdapat penyalahgunaan keadaan, kedua akibat hukum terhadap akta jual beli yang dibuat oleh PPAT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsep dan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan berupa studi pustaka dan wawancara kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif menggunakan teori perjanjian, teori penyalahgunaan keadaan dan teori akta otentik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh berdasarkan pertimbangannya dalam menjatuhkan putusan dinilai sudah tepat bahwa jual beli atas obyek sengketa yang terjadi antara Nina Aryani dan Khairul Ambia pada tahun 2019 ialah tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum. Perbuatan Khairul Ambia yang sengaja merayu, memberikan iming-iming dan dengan tipu muslihat membujuk Nina Aryani untuk memberikan Sertipikat Hak Milik atas tanahnya dan membuat akta jual beli dengan tujuan menguntungkan diri sendiri termasuk ke dalam penipuan sebagai indikator penyalahgunaan keadaan sebagaimana diatur dalam Pasal 1328 KUHPerdata. Kedua, akibat hukum terhadap akta jual beli yang dibuat berdasarkan kesepakatan yang timbul dari penipuan sebagai indikator penyalahgunaan keadaan adalah bahwa terhadap akta jual beli tersebut tidak sah dan dapat diajukan pembatalan ke Pengadilan Negeri. Akibat dari pembatalan perjanjian jual beli yaitu memberikan kedudukan semula kepada para pihak seperti sebelum terjadinya perjanjian itu.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49579
    Collections
    • Master of Public Notary [144]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV