• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Efek Intermitten Fasting Terhadap Penurunan Risiko Demensia : A Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    20711024.pdf (1.025Mb)
    Date
    2024
    Author
    Fadilah, Zahira Rahmah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Demensia merupakan suatu sindrom akibat penyakit atau gangguan otak yang biasanya bersifat kronik-progresif, dimana terdapat gangguan atau kemunduran fungsi kognitif multipel, yaitu daya ingat, daya pikir, daya tangkap, daya nilai, orientasi, berhitung, kemampuan belajar dan berbahasa. Meskipun faktor risiko terbesar dari penyakit neurodegeneratif adalah penuaan, onset demensia dapat dicegah atau diperlambat dengan menghindari faktor risikonya. Intermittent Fasting (IF) merupakan salah satu metode pembatasan diet (dengan mangatur pola makan) yang populer akhir- akhir ini karena beberapa manfaat kesehatannya. Scoping review ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut bagaimana IF mempengaruhi penurunan risiko demensia yang ditinjau dari parameter kognitif. Metode: Sumber data yang digunakan adalah original article dengan topik efek intermittent fasting terhadap penurunan risiko demensia, berbahasa Inggris dan Indonesia, serta tidak terbatas pada rentang tahun tertentu. Basis data yang digunakan adalah PubMed, Science Direct, GoogleScholar, EBSCO, dan OneSearch dengan menggunakan Boolean search. Artikel dipilih berdasarkan alur PRISMA-ScR. Hasil: Berdasarkan hasil analisis dari sepuluh artikel, terdapat delapan artikel yang menunjukkan efek positif yang signifikan terhadap fungsi kognitif, dimana lima artikel menggunakan subjek hewan coba dan tiga artikel menggunakan subjek manusia. Dua artikel menunjukkan efek yang tidak signifikan terhadap fungsi kognitif, dimana satu artikel menggunakan subjek hewan coba dan satu artikel menggunakan subjek manusia. Simpulan: Intermittent fasting memiliki potensi sebagai upaya preventif penyakit demensia melalui mekanisme penurunan level ROS, penurunan masa lemak, efek neuroprotektif, dan mekanisme microbiota-gut-brain axis.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49474
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV