| dc.description.abstract | Limbah masker medis merupakan limbah anorganik yang sulit terdegradasi
langsung oleh alam. Salah satu inovasi terbaru dalam pengelolaan limbah masker
medis adalah dengan menggunakan proses biodegradasi dengan agen biologi yaitu
Ulat Jerman (Zophobas morio). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah,
kelimpahan, warna, dan jenis mikroplastik pada frass Ulat Jerman (Zophobas
morio) serta menganalisis kandungan polimer dari mikroplastik tersebut. Terdapat
3 reaktor sampel penelitian dengan variasi umpan pollard serta masker medis dan
limbah sayuran serta masker medis serta tanah kontrol yaitu tanah kompos hasil
TPS3R Kenanga, Sleman. Hasil analisis menggunakan mikroskop terkait jenis
mikroplastik pada sampel dan tanah kontrol yaitu Fragment, Film, Fiber,
Fillament, dan Pellet dengan variasi warna hitam, transparan, hijau, biru, merah,
dan coklat. Kelimpahan jumlah mikroplastik tertinggi dimiliki oleh sampel dengan
pakan limbah sayuran 40 gram dan masker medis 10 gram yaitu sebanyak 559
partikel/gram. Terdapat 19 jenis polimer mikroplastik yang terdeteksi
menggunakan FT-IR dan diambil 5 polimer yang terpilih dengan nilai skor
kemiripan yang paling tinggi pada semua sampel yaitu Tencel, Cellulose, Ramie,
Cupra, dan Polyacetylene. Berdasarkan analisis kualitas tanah kompos organik TPS
3R Kenanga, Sleman lebih baik dibandingkan Frass Ulat Jerman (Zophobas morio) | en_US |