• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pemberian Tepung Umbi Garut Terhadap Gambaran Histomorfologi Jantung Mencit yang diinduksi Aging menggunakan D-galaktosa

    Thumbnail
    View/Open
    20711080.pdf (2.115Mb)
    Date
    2024
    Author
    Ashari, Arun Fatma Rizky
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Populasi usia lanjut mengalami peningkatan. Penuaan dapat mengakibatkan berbagai penyakit jantung, seperti gagal jantung, hipertensi, penyakit jantung koroner (PJK). Penuaan terjadi karena peningkatan stress oksidatif. Umbi garut (Maranta arundinacea L.) berpotensi untuk menurunkan stress oksidatif. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pemberian diet umbi garut terhadap gambaran histomorfologi jantung mencit yang diinduksi aging menggunakan D-Galaktosa. Metode Penelitian: Desain riset yang dilakukan adalah true experimental post test control group design menggunakan mencit Mus musculus Balb/C yang diinduksi D-Galaktosa. Enam belas preparat jantung mencit (masing-masing 4 preparat) adalah berasal dari kelompok kontrol sehat dengan pakan standar (KS), kontrol negatif dengan induksi D-galatosa dan pakan standar (KN), kelompok pakan garut 45% dengan induksi D-galaktosa (P1), dan kelompok pakan garut 60% dengan induksi D-galaktosa (P2). Induksi D-Galaktosa (300 mg/KgBB/hari) diberikan melalui oral selama 6 minggu. Analisis perbedaan ketebalan ventrikel menggunakan one way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Rata-rata ketebalan ventrikel kanan pada keempat kelompok berturut-turut adalah 0,4975 ± 0,03; 0,4175 ± 0,10; 0,5400 ± 0,08; 0,4250 ± 0,06 (p value=0,099). Rata-rata ketebalan ventrikel kiri adalah 1,5750 ± 0,24; 1,4700 ± 0,19; 1,8175 ± 0,44; 1,5275 ± 0,11 (p value=0,335). Jarak interstisial jantung pada keempat kelompok memiliki kepadatan yang relatif sama. Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan pemberian tepung umbi garut terhadap gambaran histomorfologi jantung mencit yang diinduksi aging menggunakan D-Galaktosa.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49369
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV