• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Antikanker dan Analisis Kandungan Kimia Tanaman Sungkai (Peronema canescens Jack) dan Jamur Endofit Terasosiasi

    Thumbnail
    View/Open
    21924016.pdf (5.596Mb)
    Date
    2024
    Author
    Amalia, Senya Puteri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kanker merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi yang terus meningkat kasusnya setiap tahun. Pengembangan jamur endofit mampu menjadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan penggunaan bahan alam dalam terapi kanker. Daun sungkai (Peronema canescens Jack) terbukti memiliki aktivitas menghambat sel kanker. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antikanker dari ekstrak daun sungkai dan jamur endofit terasosiasi, serta menganalisis kandungan metabolit sekunder di dalamnya menggunakan Ultra High-Performance Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry (UHPLC-HMRS). Ekstraksi daun sungkai dilakukan menggunakan remaserasi dengan etanol. Ekstrak difraksinasi menggunakan pelarut n-heksan dan etil asetat. Endofit dari daun sungkai diisolasi, diidentifikasi secara makroskopis, dan dikulturkan pada media Potato Dextrose Agar (PDA) selama 14 hari. Ekstraksi terhadap endofit dilakukan dengan sonikasi 60 menit 2x menggunakan pelarut etil asetat dan metanol. Ekstrak daun sungkai dan jamur endofit terasosiasi kemudian dianalisis aktivitas antikankernya dengan MTT assay pada sel kanker paru A549, sel osteosarcoma MG-63, dan sel normal fibroblast HDFa. Penelitian ini memperoleh 48 isolat murni jamur endofit hasil kultur dari daun muda dan tua sungkai dengan 11 jenis galur. Selanjutnya terpilih 5 jenis jamur, yaitu PCL-Y-34- B, PCL-Y-48, PCL-O-9, PCL-O-11, dan PCL-O-23, dengan taxa secara berturut-turut Phomopsis sp.; Neopestalotiopsis sp.; Lasiodiplodia sp.; Xylaria sp.; dan Phomopsis sp. Dari ekstrak kelima jenis jamur endofit dalam masing-masing pelarut etil asetat dan metanol, didapatkan bahwa ekstrak etil asetat PCL-Y-48 dan PCL-O-11 memiliki aktivitas sitotoksik dengan kategori tertinggi jika dibandingkan dengan ekstrak dan fraksi daun sungkai, serta ekstrak jamur endofit lainnya. Hasil identifikasi kandungan kimia juga menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis senyawa potensial yang berperan penting terhadap aktivitas sitotoksik.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49056
    Collections
    • Master of Pharmacy [32]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV