Implementasi Kebijakan Papua Nugini Solution sebagai Strategi Penanganan Permasalahan Pengungsi dan Pencari Suaka di Australia Pada 2013-2016
| dc.contributor.author | Tuffahati, Enjang Dwi | |
| dc.date.accessioned | 2024-05-08T05:24:16Z | |
| dc.date.available | 2024-05-08T05:24:16Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/49024 | |
| dc.description.abstract | Penanganan isu pengungsi dan pencari suaka telah menjadi sebuah agenda penting dalam konteks hubungan internasional. Selama kurun waktu 2013-2016 Australia sebagai negara peratifikasi Konvensi Pengungsi 1959 telah menerapkan Papua Nugini Solution sebagai suatu kebijakan dalam mengatasi peningkatan eksodus pengungsi yang bertambah tiap tahunnya. Kebijakan ini diimplementasikan dengan kolaborasi bersama Papua Nugini sebagai negara transit bagi para pengungsi dan pencari suaka yang datang menuju Australia. Penelitian ini akan menggunakan kerangka pemikiran berupa teori Implementasi Kebijakan oleh Merilee S. Grindle (1980) yang secara lebih lanjut akan menganalisis identifikasi masalahan dalam perumusan kebijakan hingga implementasi dari adanya kebijakan Papua Nugini Solution. Dalam prosesnya, terdapat beberapa pelanggaran HAM yang menyebabkan kebijakan ini gagal dalam mengatasi permasalahan pengungsi dan pencari suaka seperti penyedian kamp yang tidak layak, diskriminasi terhadap warga negara asing dari warga lokal hingga tidak dipatuhinya perjanjian bilateral antara Australia dan Papua Nugini. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Australia | en_US |
| dc.subject | Papua Nugini Solution | en_US |
| dc.subject | Pengungsi | en_US |
| dc.title | Implementasi Kebijakan Papua Nugini Solution sebagai Strategi Penanganan Permasalahan Pengungsi dan Pencari Suaka di Australia Pada 2013-2016 | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 20323312 |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
International Relations [926]
