• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Internalisasi Norma Uncrpd (United Nations Convention On The Right Of Person With Disabilities) Terhadap Pemenuhan Akses Pendidikan bagi Penyandang Disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2012-2023

    Thumbnail
    View/Open
    20323342.pdf (1.797Mb)
    Date
    2024
    Author
    Syifa, Cita Pramudita Nabila
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Isu disabilitas merupakan isu global yang layak menjadi perhatian dunia internasional, dimana kelompok ini menjadi salah satu minoritas terbesar di dunia dengan dua-per-tiga dari kelompok tersebut berada di negara berkembang (Degener 2000, 187). Penulis menggunakan konsep internalisasi norma internasional berdasarkan The Norms of Cycle dari tulisan yang berjudul 3International Norm D\QaPicV aQd PROiWicaO ChaQge ́ (Finnemore and Sikkink 1998). Munculnya kesadaran atas isu disabilitas telah menginisiasi terbentuknya kebijakan atau norma perlindungan penyandang disabilitas di lingkup internasional yang menghasilkan United Nations Convention on the Right of Person with Disabilities (UNCRPD). Indonesia menjadi salah satu negara yang menerapkan norma tersebut dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2011, yang kemudian diinternalisasikan secara domestik dalam Peraturan Daerah DIY Nomor 4 Tahun 2012 dan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022. Analisis mengenai penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana implementasi UNCRPD terhadap pemenuhan hak atas pendidikan bagi penyandang disabilitas di DIY. Penulis menemukan bahwa partisipasi penyandang disabilitas sebagai kelompok yang setara dalam masyarakat belum sepenuhnya dapat dinikmati, dimana mereka kerap menghadapi berbagai hambatan dan kesulitan dalam mengakses pendidikan formal, seperti kurangnya tenaga pendidik, sarana prasarana, pengawasan, koordinasi antar instansi, dan kesadaran masyarakat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49021
    Collections
    • International Relations [926]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV