Show simple item record

dc.contributor.authorSukma, Mohammad Izam Dwi
dc.date.accessioned2024-05-08T02:32:01Z
dc.date.available2024-05-08T02:32:01Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/48989
dc.description.abstractPeralihan presidensi menuju Moon Jae-in menghadirkan kebijakan New Southern Policy sebagai kebijakan luar negeri Korea Selatan dengan target negara-negara Asia Tenggara dan India. Oleh karena itu, penelitian kualitatif ini akan meninjau faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan keputusan New Southern Policy oleh Korea Selatan menggunakan teori decision-making yang dikembangkan oleh William D. Coplin. Teori tersebut mengidentifikasi faktor-faktor tersebut dalam tiga determinan utama, yaitu faktor politik dalam negeri, konteks internasional, dan kondisi ekonomi & militer sehingga timbul temuan-temuan, seperti peran kelompok Democratic Party of Korea, narasi regionalisasi Indo-Pasifik, hingga ketergantungan ekonomi dengan Tiongkok berhadapan dengan aliansi militer dengan Amerika Serikat yang menjadikan New Southern Policy sebagai sarana mencapai kepentingan nasional Korea Selatan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMoon Jae-inen_US
dc.subjectNew Southern Policyen_US
dc.subjectKebijakan Luar Negerien_US
dc.subjectKorea Selatanen_US
dc.subjectPengambilan Keputusanen_US
dc.titleTinjauan Pengambilan Keputusan New Southern Policy oleh Korea Selatanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20323114


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record